• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2169 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4509 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4529 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4484 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4593 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Tipu Daya Dunia

Redaksi Radarpku

Rabu, 27 Februari 2019 10:24:02 WIB
Cetak
Tipu Daya Dunia

RADARPEKANBARU.COM.Imam al-Ghazali pernah menasihati murid-muridnya untuk berhati-hati terhadap tipu daya dunia. Sang Imam bertanya kepada murid-muridnya, "Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?" Mereka menjawab, "Orang tua, guru, teman, dan kerabatnya." Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa semua jawaban itu benar. Tetapi menurut Sang Imam, yang paling dekat dengan manusia adalah "mati". Sebab, itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (QS Ali Imran [3] :185).

 

Lalu beliau mengajukan pertanyaan kedua, "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?" Para muridnya ada yang menjawab, "Negeri Cina, bulan, matahari, dan bintang-bintang." Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa semua jawaban itu benar. Tapi yang paling benar, kata Sang Imam, adalah "masa lalu".

 

Bagaimanapun kita, apa pun kendaraan kita, tetap kita tidak boleh kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu, kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Islam. Imam al-Ghazali kembali mengajukan pertanyaan, "Apa yang paling besar di dunia ini?

 

" Murid-muridnya ada yang menjawab, "Gunung, bumi, dan matahari." Semua jawaban itu benar, kata Sang Imam. Namun, kata dia, yang paling besar di dunia ini adalah "nafsu" (QS al-A'Raf [7] :179).

 

Maka, kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka. Beliau kemudian mengajukan pertanyaan keempat, "Apa yang paling berat di dunia ini?" Di antara mereka ada yang menjawab, "Baja, besi, dan gajah." Semua jawaban hampir benar, kata Imam Ghazali, "Tapi yang paling berat adalah memegang amanah." (QS al-Ahzab [33] :72).

 

Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi, manusia dengan sombongnya menerima permintaan Allah SWT sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak dapat memegang amanahnya.

 

Sang Imam kembali bertanya, "Apa yang paling ringan di dunia ini?" Muridnya ada yang menyebut kapas, angin, debu, dan daun-daunan. Imam al-Ghazali kembali membenarkan. Tapi, kata beliau, yang paling ringan di dunia ini adalah "meninggalkan shalat". Gara-gara pekerjaan, kita tinggalkan shalat.

 

"Apakah yang paling tajam di dunia ini?" Imam al-Ghazali kembali bertanya. Murid-muridnya serentak menjawab, "Pedang." Beliau kembali membenarkan jawaban muridnya. Namun, kata dia, yang paling tajam adalah "lidah manusia".

 

Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri. Al-Ghazali mengingatkan kita untuk mewaspadai dunia ini yang penuh dengan tipu daya. Ia memancarkan segala keindahannya sehingga kita terkadang lupa akan akhirat yang kekal itu.

 

Dunia selalu menggoda manusia agar melupakan tujuannya. Padahal, dunia hanya alat atau ladang untuk mengeruk sebanyak-banyaknya amal kebaikan sehingga bisa dibawa sebagai bekal nanti. Dalam Alquran Allah SWT berulang-ulang mengingatkan agar orang yang beriman hati-hati dan waspada, jangan tertipu kehidupan dunia yang penuh tipu daya.

 

Utamakanlah kehidupan akhirat yang kekal dan tidak ada batas akhirnya. Carilah perbekalan sebanyak-banyaknya untuk kehidupan akhirat, namun jangan pula melupakan kehidupan yang wajar di dunia ini (QS al-Qashas [28] :77) Utamakanlah meraih kehidupan akhirat yang bersifat kekal dan abadi untuk selama-lamanya. Semoga.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?

Jumat, 09 Oktober 2026 - 09:11:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Persoalan mengenai siapa.

Dakwatuna

Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:52:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kemandirian yang Dicontohkan Nabi

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:32:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:20:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Pahala Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:32:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pahala shalat di Masjidil Haram.

Dakwatuna

Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:51:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan
09 Oktober 2026
4.127 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Terbanyak Muncul di Sumsel
09 Oktober 2026
Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?
09 Oktober 2026
Komisi II DPR Dorong Pembentukan Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
09 Oktober 2026
400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan
09 Oktober 2026
3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
08 Oktober 2026
Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat
08 Oktober 2026
Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah
08 Oktober 2026
Mantan Sekda Kabupaten Masuk Pemko Pekanbaru, Eks Sekda Rohul Dilantik Jadi Sekretaris DPMPTSP
08 Oktober 2026
PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran
08 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan
  • 2 4.127 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Terbanyak Muncul di Sumsel
  • 3 Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?
  • 4 Komisi II DPR Dorong Pembentukan Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
  • 5 400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan
  • 6 3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
  • 7 Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com