Pekanbaru, (radarpekanbaru.com) - Kader Golkar di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) akhirnya berani mengambil sikap tegas terkait kasus asusila Bupati Inhu Yopi Arianto, yang juga menduduki kursi Ketua Golkar Inhu.
Kamis (13/2/2014) pagi tadi, Ismail, menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD II Partai Golkar Inhu bersama kader Golkar di Inhu lainnya memberikan laporan resmi prihal kasus skandal seks Yopi Arianto kepada DPD I Partai Golkar Riau.
Tak cuma itu, Ismail bersama komponen pemuda, mahasiswa dan tokoh masyarakat di Inhu, juga menemui langsung Penjabat Gubernur Riau, Djohermansyah Djohan, di Pekanbaru untuk memberikan secara langsung laporan serupa.
"Kami menyikapi statement DPD I Partai Golkar Riau di politikriau.com yang menyebut bahwa pihak DPD Riau menunggu laporan dari kader partai di Inhu. Dengan adanya laporan ini, nantinya DPD Golkar Riau segera mengambil sikap," terang Ismail, kepada wartawan, Kamis (13/2/2014).
Menurut Ismail, karena laporan resmi telah diberikan kepada DPD I Golkar Riau, maka untuk itu pula para kader Golkar di Inhu berharap kepada DPD partai sesegera mungkin menentukan sikap.
Sebab, dengan mencuatnya pengakuan skandal seks yang melibatkan nama Yopi Arianto, elektabilitas Partai Golkar di Kabupaten Inhu mendadak merosot. Padahal, Inhu merupakan salah satu lumbung perolehan suara Partai Golkar di Riau.
"Selaku kader Golkar, kami sangat prihatin dengan kasus ini. Karena masalah ini sudah membuat elektabilitas Golkar di Inhu merosot. Ketua DPD I Golkar Riau harus segera mengambil sikap tegas untuk menyelamatkan partai. Apalagi ini sudah dekat Pemilu," pungkas Ismail.
Ditambahkannya, laporan soal skandal seks Ketua Golkar Inhu Yopi Arianto tersebut juga sudah ditembuskan ke DPP Partai Golkar di Jakarta dan organisasi sayap Partai Golkar di Riau maupun di Jakarta. (rp/prc)
Bupati Inhu Dilaporkan ke Gubri dan Golkar Riau
Ikuti Terus Riaupower