RADARPEKANBARU.COM - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru, Zaki Helmi, menyebut jumlah kunjungan masyarakat ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru mencapai sekitar 600 hingga 700 orang dalam sehari.
Angka tersebut merupakan akumulasi dari berbagai layanan yang tersedia di MPP. Khusus layanan administrasi kependudukan (Capil), jumlah kunjungannya mencapai sekitar 300 orang per hari.
"Untuk jumlah kunjungan cukup banyak. Untuk pelayanan capil saja ada 300-an. Ditambah dengan yang ada di MPP, total ada sekitar 600 sampai 700 orang dalam satu hari," kata Zaki, Jumat (11/9/2026).
Zaki menjelaskan, tingginya kunjungan tersebut didukung oleh banyaknya jenis layanan yang dapat diakses masyarakat dalam satu lokasi. Saat ini terdapat 26 tenant di MPP Pekanbaru yang melayani berbagai kebutuhan, termasuk layanan dari instansi vertikal.
"Tenant kita yang ada di MPP sekarang ada 26 dengan berbagai pelayanan yang diberikan, termasuk instansi vertikal di dalamnya," ujarnya.
Dengan konsep pelayanan terpadu, masyarakat dapat mengurus berbagai keperluan tanpa harus mendatangi kantor instansi yang berbeda. DPMPTSP juga terus mengembangkan layanan berbasis digital untuk membuat proses pelayanan lebih mudah dan efisien.
Pengembangan akses pelayanan juga disiapkan di luar gedung MPP. Pemko Pekanbaru berencana menghadirkan MPP Mini di setiap kecamatan serta layanan MPP keliling.
Menurut Zaki, langkah tersebut diperlukan agar pelayanan publik dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Kota Pekanbaru.
"Rencananya nanti juga akan ada MPP keliling, sebagai pengembangan dari MPP yang ada. Karena sebagaimana kita ketahui bersama, wilayah Kota Pekanbaru ini cukup luas. Keterjangkauan pelayanan perlu kita dekatkan ke masyarakat," pungkasnya.(ckc)