PEKANBARU– Afiat Ananda resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Indonesia Cycling Federation (ICF) Kota Pekanbaru dalam Musyawarah Kota (Muskot) I yang digelar di Gedung KONI Pekanbaru, Jalan Arifin Ahmad, Minggu (14/6/2026).
Pemilihan berlangsung secara musyawarah mufakat dengan dukungan sekitar 30 komunitas sepeda yang hadir sebagai peserta Muskot. Forum tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi organisasi olahraga sepeda di Kota Pekanbaru.
Muskot turut dihadiri Sekretaris Umum ICF Riau Muslim Hadi, Sekretaris KONI Pekanbaru Sanuar Haris, pengurus cabang olahraga, serta perwakilan komunitas sepeda dari berbagai wilayah di Kota Pekanbaru.
Sebelum proses pemilihan ketua, peserta mengikuti sejumlah agenda sidang pleno yang membahas laporan pembentukan organisasi, tata tertib persidangan, hingga program kerja organisasi ke depan.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Afiat Ananda menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh komunitas sepeda dan seluruh peserta Muskot.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh komunitas sepeda yang telah memberikan dukungan. Amanah ini menjadi tanggung jawab besar yang akan saya jalankan sebaik mungkin untuk kemajuan olahraga sepeda di Pekanbaru," kata Afiat.
Ia juga mengapresiasi panitia pelaksana yang telah menyelenggarakan Muskot I ICF Pekanbaru dengan lancar dan tertib.
Menurut Afiat, kepengurusan yang akan dibentuk nantinya akan mengedepankan kolaborasi, keterbukaan, dan pembinaan berkelanjutan bagi atlet maupun komunitas sepeda.
"Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru, KONI, komunitas sepeda, serta seluruh pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem olahraga sepeda yang sehat dan berprestasi," ujarnya.
Afiat menegaskan bahwa ICF Pekanbaru tidak hanya berorientasi pada prestasi atlet, tetapi juga mendorong budaya bersepeda sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.
Secara hukum, pembinaan dan pengembangan olahraga di Indonesia berpedoman pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan yang menegaskan pentingnya peran organisasi olahraga dalam pembinaan atlet, peningkatan prestasi, serta pengembangan olahraga masyarakat.
Selain itu, keberadaan organisasi cabang olahraga di daerah juga menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga nasional yang bersinergi dengan KONI dan pemerintah daerah.
Karena itu, keberadaan ICF Pekanbaru diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan atlet sepeda yang terstruktur, sekaligus memperkuat sinergi antarkomunitas dalam mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Kota Pekanbaru.
"Dengan kebersamaan dan kolaborasi, saya optimistis olahraga sepeda di Pekanbaru akan semakin maju dan mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional," tutup Afiat. (bule)