Kanal

Muhamadiyah, NU dan Persis di Riau Bersatu, Sampaikan Rekomendasi untuk Polda dan Kejati

RADARPEKANBARU.COM - Tiga organisasi masyarakat (Ormas) Islam kini bersatu untuk pertama kalinya di Riau. Muhammadiyah, Persatuan Islam (Persis) dan Nahdlatul Ulama (NU) bersatu dalam memberikan sejumlah masukan dan saran terhadap pembangunan Riau ke depan.

Beberapa isu menjadi perhatian oleh tiga Ormas Islam tersebut. Mereka memberikan sejumlah rekomendasi kepada instansi vertikal serta pemerintah pusat dalam press conference akhir tahun 2025.

Dalam press conference akhir tahun itu, hadir langsung Ketua PW Muhammadiyah Riau Dr H Hendri Sayuti MA, Ketua Persis Dr Koko Iskandar dan Ketua PWNU Riau KH R Abdul Khalim Mahali.

Ketua PW NU Riau yang mewakili tiga Ormas Islam tersebut menyampaikan, bahwa ini merupakan untuk pertama kalinya ormas Islam terbesar di Indonesia bersatu pasca kemerdekaan di Riau. 

Ia menyebut, tiga Ormas Islam ini terakhir bersatu pada tahun 1937 sebelum kemerdekaan. Mereka bersatu dalam konteks memperjuangkan Indonesia.

Begitu juga dengan hari ini, ketiga Ormas ini bersatu untuk memberikan saran atau rekomendasi kepada instansi terkait agar Riau kedepan lebih baik.

Beberapa usulan ataupun rekomendasi dari Muhammadiyah, Persis dan NU ini disampaikan kepada instansi vertikal khususnya Polda Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau.

Untuk Kejaksaan Tinggi, pihaknya meminta agar segera melakukan percepatan-percepatan terhadap penanganan berbagai kasus atau pengaduan-pengaduan dari masyarakat.

Sementara untuk Polda Riau, pihaknya mengusulkan agar ada peningkatan pengawasan di Selat Malaka dan bekerjasama dengan stakeholder lainnya.

"Selat Malaka itu memiliki potensi rawan terhadap kriminalitas antar negara, di antaranya adalah penyalahgunaan narkoba, kemudian human trafficking serta penyelundupan kayu ilegal yang biasanya terjadi di dua negara," ujar Ketua PWNU Riau Mahali, Senin (22/12/2025).

Ormas Islam itu juga berharap dari Polda Riau agar menambah jumlah penugasan anggota Polri yang ramah kepada masyarakat di bidang lalu lintas, serta menambah sosialisasi dengan berbagai stakeholder lainnya tentang pentingnya masyarakat menggunakan alat keselamatan dalam berkendara. Pihak kepolisian bisa melakukan pendekatan dengan cara persuasive approach.

Tiga Ormas Islam tertua di Indonesia itu juga mengusulkan kepada kedua lembaga baik kejaksaan maupun kepolisian untuk menjalin relasi based on mutual interest dengan ormas-ormas keagamaan yang berlevel nasional seperti Muhammadiyah, NU, Persis dan Ormas lainnya, serta membuat berbagai kegiatan yang kolaboratif difokuskan pada merawat persatuan dan kesatuan bangsa.(ckc)

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER