PEKANBARU – Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau, Saidul Tombang, mendorong generasi muda agar berani menekuni dunia kepenulisan. Menurutnya, menulis bukan penghalang profesi, justru mampu memperkuat kapasitas diri di berbagai bidang.
“Menulis itu tidak membatasi profesi, apapun bidangnya. Guru, dokter, pengusaha, bahkan politisi bisa tetap menulis. Dengan menulis, kita melatih cara berpikir, memperluas wawasan, sekaligus meninggalkan jejak karya,” kata Saidul saat memberikan motivasi dalam diskusi literasi di SMA Negeri 10 Pekanbaru, Selasa (23/9).
Ia menegaskan, banyak tokoh besar yang sukses menulis meski memiliki profesi utama di bidang lain. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir aktivitas menulis akan menyita pekerjaan utama.
“Menulis itu fleksibel, bisa dilakukan kapan saja. Yang penting ada niat, disiplin, dan konsistensi. Tidak harus jadi penulis penuh waktu. Mulailah dari pengalaman, opini, atau catatan harian,” ujarnya.
Selain itu, Saidul juga mengingatkan pentingnya menulis dalam memperkuat budaya literasi di Riau. Ia berharap generasi muda menjadikan menulis sebagai gaya hidup positif.
“Ilmu yang kita miliki tidak akan hilang jika dituangkan dalam tulisan. Justru bisa bermanfaat untuk orang lain,” tegasnya. (rls)