RADARPEKANBARU.COM - Antusiasme anak-anak yang putus sekolah di Kota Pekanbaru yang ingin kembali bersekolah terlihat tinggi.
Melalui program Zero Putus Sekolah yang diluncurkan Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, kali ini, bukan hanya pemerintah yang menjemput bola, tetapi anak-anak sendiri yang datang ke posyandu untuk mendaftar agar bisa kembali bersekolah.
Fenomena ini terlihat di Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Pekanbaru Kota, dimana anak yang sebelumnya tidak bersekolah datang langsung ke posyandu karena orang tua mereka tidak mampu membiayai pendidikan.
"Kami dapati bahwa ada anak yang sebelumnya belum sekolah dan tak mampu sekolah datang sendiri ke posyandu, semangat ingin sekolahnya tinggi," ujar Walikota Agung , Selasa (29/7/2025).
“Kami akan terus melakukan penjaringan. Anak putus sekolah harus bisa sekolah,” tegasnya.
Sebagai bagian dari upaya ini, Pemko Pekanbaru menggelar sayembara bagi seluruh kader posyandu untuk mendata anak putus sekolah di lingkungannya. Kader yang berhasil mengumpulkan data terbanyak akan mendapatkan apresiasi berupa studi banding ke Provinsi Sumatera Barat.
Pendataan tahap pertama dimulai hingga 15 Agustus 2025. Agung menilai keterlibatan posyandu sangat efektif, sebab para kader mengetahui kondisi riil warganya.
“Pendekatan ini bukan hanya menyelesaikan persoalan putus sekolah, tapi juga membangun kesadaran masyarakat bahwa pendidikan adalah kunci masa depan anak-anak,” pungkas Agung.(ckc)