RADARPEKANBARU.COM - Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, meluncurkan sayembara khusus bagi seluruh kader Posyandu di kota tersebut untuk menjaring data anak-anak yang putus sekolah.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menuntaskan persoalan pendidikan.
"Kami tidak ingin hanya menerima data dari Dinas Pendidikan saja. Kader Posyandu kami anggap sebagai ujung tombak yang paling mengetahui kondisi riil di lingkungan masing-masing," ujar Agung.
Sayembara ini akan memberikan apresiasi kepada kader Posyandu yang berhasil mengumpulkan data anak putus sekolah terbanyak. Hadiah berupa studi banding ke Provinsi Sumatera Barat disiapkan bagi peserta terbaik.
Pendataan dimulai sejak hari ini dan ditargetkan selesai pada 15 Agustus 2025 untuk tahap pertama. Agung berharap, kegiatan ini tidak hanya menyelesaikan persoalan putus sekolah, tetapi juga memperkuat peran kader Posyandu dalam pembangunan sosial.
"Kami Pemerintah Kota Pekanbaru menilai pendekatan berbasis posyandu seperti ini lebih efektif menjangkau warga secara langsung, sekaligus membangun kesadaran bersama akan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak," tutupnya.(ckc)