PELALAWAN – Pemerintah Kabupaten Pelalawan di bawah kepemimpinan Bupati H. Zukri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berpihak kepada masyarakat kecil. Melalui destinasi wisata ZPark, Pemkab Pelalawan tidak hanya membangun ruang hiburan baru, tetapi juga menghadirkan inovasi ekonomi berbasis sosial melalui konsep “berwisata sambil beramal.”
Sebagai wujud nyata dari semangat tersebut, Bupati Zukri secara langsung menyerahkan bantuan zakat kepada 53 orang mustahik dari Kecamatan Langgam, Kamis (17/7/2025). Bantuan yang diberikan sebesar Rp 1.500.000 per orang, ditambah paket sembako senilai Rp 200.000, berasal dari keuntungan ZPark selama periode April hingga Juni 2025.
.jpg)
“ZPark ini kita hadirkan bukan hanya untuk rekreasi, tapi juga sebagai usaha yang hasilnya kembali ke masyarakat. Orang datang senang-senang, tapi juga ikut beramal. Inilah konsep wisata berkah,” ujar Bupati Zukri di hadapan para penerima zakat dan tokoh masyarakat Langgam.
ZPark merupakan unit usaha wisata yang dibangun atas kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan Baznas Kabupaten Pelalawan. Terletak di Pangkalan Kerinci, ZPark kini menjadi destinasi favorit warga sekaligus simbol kolaborasi antara sektor pariwisata dan program pemberdayaan sosial.
Keuntungan ZPark secara konsisten dikelola untuk membantu masyarakat kurang mampu, menjadikannya sebagai model usaha yang berpihak kepada rakyat. Program ini juga merupakan bagian dari strategi Pemkab Pelalawan dalam memperkuat peran Baznas sebagai mitra pengentasan kemiskinan.
Ketua Baznas Pelalawan menyampaikan bahwa ZPark telah menjadi salah satu sumber zakat produktif yang tidak hanya bersifat insidental, melainkan berkelanjutan. “Bantuan ini rutin kami salurkan setiap triwulan, dan targetnya akan terus diperluas seiring pertumbuhan ZPark,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Pelalawan ingin membuktikan bahwa pembangunan ekonomi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan sosial. Bupati Zukri juga menyampaikan harapannya agar ke depan akan lahir lebih banyak unit usaha milik daerah yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat kecil.
“Bukan zamannya lagi keuntungan hanya dinikmati segelintir orang. Rakyat kecil harus ikut merasakan hasil pembangunan. Inilah Pelalawan yang kita bangun bersama: adil, sejahtera, dan penuh keberkahan,” tutup Zukri. (Adv)