Kanal

YHPI Miliki Kepengurusan Baru, Asrizal Nur Siap Lanjutkan Perjuangan Resmikan Hari Puisi Indonesia

Jakarta — Yayasan Hari Puisi Indonesia (YHPI) resmi menetapkan susunan pengurus baru periode 2025–2030 dalam rapat internal yang berlangsung di Restoran Garuda, Cikini, Jakarta, Sabtu (3/5/2025). Ketua Dewan Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina YHPI, Rida K Liamsi, mengetuk meja sebanyak tiga kali sebagai tanda pengesahan.

Asrizal Nur ditunjuk sebagai Ketua YHPI menggantikan Maman S Mahayana yang telah memimpin selama dua periode sejak 2014. Dalam sambutannya, Rida menyebut rotasi kepemimpinan sebagai bagian dari tradisi organisasi yang menetapkan masa jabatan ketua maksimal dua periode atau 2 x 5 tahun.

Kepengurusan baru YHPI terdiri dari Danny Sutanto (Wakil Ketua I), Bastian Zulyeno (Wakil Ketua II), Sofyan RH Zahid (Sekretaris), Willy Ana (Wakil Sekretaris), Ewith Bahar (Bendahara), dan Putri Tania (Wakil Bendahara). Jajaran Manajer Program diisi oleh Sihar Ramses Simatupang, Herman Syahara, Arif D Hasibuan, dan Yulia Basri.

Salah satu agenda utama pengurus baru adalah melanjutkan perjuangan menjadikan tanggal 26 Juli, hari kelahiran Chairil Anwar, sebagai Hari Puisi Indonesia yang diakui negara. Upaya ini telah dirintis sejak 2012 ketika Hari Puisi Indonesia dideklarasikan pertama kali di Pekanbaru.

Asrizal Nur menegaskan komitmennya untuk kembali mengajukan penetapan resmi Hari Puisi Indonesia kepada pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan. Sebelumnya, audiensi dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendapat respons positif dan terbuka untuk proses pengajuan formal.

“Pemerintah perlu memberi legitimasi melalui Keputusan Presiden atau minimal Peraturan Menteri untuk menjadikan Hari Puisi Indonesia sebagai agenda kebudayaan nasional,” ujar Asrizal. Ia menyebutkan, dasar hukum pengusulan itu merujuk pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, khususnya Pasal 9 yang mengatur pengakuan terhadap ekspresi budaya dan karya sastra sebagai bagian dari objek pemajuan kebudayaan.

YHPI juga merencanakan penyelenggaraan Anugerah Buku Puisi Terbaik dan Penyair Adiluhung dalam perayaan Hari Puisi Indonesia tahun ini. Sekitar 20 deklarator Hari Puisi Indonesia dari seluruh Indonesia direncanakan hadir dalam acara yang akan dipusatkan di Jakarta.

Dengan kepengurusan baru ini, YHPI berharap perjuangan panjang selama lebih dari satu dekade bisa membuahkan hasil yang konkret berupa pengakuan negara atas Hari Puisi Indonesia. “Saatnya rakyat Indonesia bangga memiliki Hari Puisi yang resmi dan didukung pemerintah,” pungkas Asrizal Nur. (*)

 

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER