Pekanbaru – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melalui Prodi Kebidanan menggelar kegiatan edukasi pijat laktasi bagi keluarga di Perumahan Garuda Sakti RT 01/RW 05. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam mendukung pemberian ASI eksklusif sebagai upaya pencegahan stunting.
Kegiatan yang dipandu oleh dua dosen UMRI, Pariqa Annisa dan Lita Nafratilova, melibatkan lima keluarga dengan bayi berusia di bawah 12 bulan. Mereka mendapatkan penyuluhan mengenai pentingnya ASI eksklusif dan pelatihan praktik pijat laktasi yang melibatkan ibu serta anggota keluarga pendamping.
“Pijat laktasi terbukti efektif meningkatkan produksi ASI dan mempererat hubungan ibu dan bayi. Pelibatan keluarga sangat penting agar ibu merasa lebih didukung,” ujar Pariqa Annisa.
Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan rata-rata hingga 44% setelah pelatihan. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif mampu meningkatkan kesadaran dan peran aktif keluarga dalam mencegah stunting.
Program ini menjadi salah satu langkah nyata UMRI dalam mendukung upaya pencegahan stunting berbasis keluarga, dengan harapan dapat mendorong penerapan ASI eksklusif yang lebih optimal di masyarakat. (rls)