Jakarta – Harga tiket pesawat rute Jakarta (CGK) – Banda Aceh (BTJ) pada 26 Maret 2025 mengalami lonjakan signifikan, dengan tarif penerbangan langsung oleh Garuda Indonesia mencapai Rp 11,2 juta per penumpang untuk kelas ekonomi.
Sebaliknya, opsi penerbangan dengan transit di Kuala Lumpur, Malaysia, justru menawarkan harga lebih murah, mulai dari Rp 4,2 juta. Misalnya, penerbangan Jakarta – Kuala Lumpur – Banda Aceh dengan maskapai AirAsia hanya memakan biaya sekitar Rp 4,2 juta hingga Rp 4,8 juta, meskipun dengan waktu tempuh yang lebih lama dibandingkan penerbangan langsung.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa masyarakat Aceh yang ingin kembali ke kampung halaman lebih memilih rute transit melalui Malaysia demi menghemat biaya. Fenomena ini bukan pertama kali terjadi dan semakin menguatkan tren bahwa tiket pesawat domestik sering kali lebih mahal dibandingkan dengan penerbangan internasional yang memiliki persaingan lebih ketat.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak maskapai maupun regulator penerbangan mengenai penyebab lonjakan harga tiket ini. Namun, faktor seperti keterbatasan jumlah penerbangan langsung dan tingginya permintaan menjelang Ramadan diduga menjadi pemicu utama kenaikan harga tiket ke Aceh.
Sementara itu, masyarakat berharap pemerintah dapat mencari solusi agar harga tiket domestik tetap kompetitif dan tidak membebani penumpang, khususnya bagi mereka yang harus pulang ke kampung halaman untuk keperluan mendesak. (jk)