Pekanbaru – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pekanbaru sekaligus calon Rektor UIN Suska Riau, Prof. Akbarizan, menghadiri peringatan Isra' Mi'raj di Masjid Muhlisin, Kecamatan Sail, Pekanbaru, Selasa (12/2). Acara ini juga dihadiri oleh Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigadir Jenderal TNI Sugiyono, serta ratusan jamaah yang antusias mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.
Dalam ceramahnya, Prof. Akbarizan menekankan bahwa Isra' Mi'raj bukan sekadar peristiwa perjalanan Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momen penting dalam sejarah Islam karena ditetapkannya perintah salat lima waktu. "Isra' Mi'raj mengajarkan kita tentang pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan ibadah, terutama salat sebagai tiang agama. Jika kita ingin hidup berkah dan bermartabat, kita harus menjadikan salat sebagai prioritas utama," ujar Prof. Akbarizan.
Ia juga mengajak umat Islam untuk menjadikan peristiwa ini sebagai refleksi dalam memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. "Dalam kehidupan bermasyarakat, kita harus meneladani akhlak Rasulullah, menjaga persaudaraan, dan menghindari perpecahan," tambahnya.
Sementara itu, Brigjen TNI Sugiyono menegaskan bahwa nilai-nilai spiritual dari Isra' Mi'raj memiliki peran besar dalam membangun ketahanan bangsa. "Ketahanan negara tidak hanya bergantung pada aspek pertahanan fisik, tetapi juga pada ketahanan moral dan spiritual. Masyarakat yang kuat akidah dan akhlaknya akan lebih kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan," katanya.
Acara ini berlangsung dengan penuh khidmat dan ditutup dengan doa bersama. Para jamaah yang hadir mengaku mendapatkan banyak manfaat dari tausiyah yang disampaikan. Mereka berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus dilakukan untuk memperkuat keimanan dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Isra' Mi'raj menjadi pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa menjaga salat, memperkuat iman, serta menjalani kehidupan dengan penuh ketakwaan dan kebaikan, sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. (*)