SF Hariyanto menegaskan dirinya tidak terlibat, karena pada tahun tersebut ia masih menjabat sebagai Inspektur Wilayah IV di Kementerian PUPR. "Saya baru menjadi Sekdaprov Riau pada Agustus 2021, jadi tidak ada kaitannya dengan saya," tegasnya, Jumat (24/1/2025).
Berbagai flyer yang menyebut rencana aksi demonstrasi menyeret nama SF Hariyanto juga dinilai tidak berdasar. Ia menduga isu ini berkaitan dengan Musda Golkar, di mana dirinya disebut sebagai calon kuat untuk memimpin partai di Riau.
SF Hariyanto menyatakan mendukung penuh upaya penegakan hukum oleh KPK dan berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak akurat. "Mari mendukung pemerintahan bersih dan taat aturan," ujarnya.
Meski diterpa isu, SF Hariyanto menegaskan akan tetap fokus pada tugasnya sebagai Wakil Gubernur Riau terpilih, serta menyerahkan proses politik dan hukum berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.(r24)