PEKANBARU – Dengan berakhirnya dualisme kepemimpinan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di tingkat nasional, Kadin Provinsi Riau langsung bergerak cepat untuk menguatkan soliditas melalui Rapat Konsolidasi. Acara tersebut digelar di Hotel Grand Elite, Pekanbaru, Senin (20/1/2025), dan dihadiri jajaran pengurus Kadin Riau, kabupaten/kota, serta Dewan Pertimbangan Kadin Riau.
Ketua Umum Kadin Riau, Masuri SH, menyampaikan bahwa kini Kadin Indonesia telah sepenuhnya bersatu, dengan Anindya Bakrie resmi menjabat sebagai Ketua Umum dan Arsjad Rasjid sebagai Ketua Dewan Pertimbangan. Hal ini disahkan dalam Munas yang turut dihadiri Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Kami pastikan bahwa tidak ada lagi dualisme di tubuh Kadin Indonesia. Konflik sudah selesai, dan kini saatnya kita fokus pada penguatan ekonomi, baik nasional maupun daerah,” tegas Masuri.
Rapat Konsolidasi ini bertujuan untuk memastikan kekompakan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Masuri juga menekankan pentingnya sinergi dengan Gubernur Riau terpilih serta para bupati dan wali kota.
“Kami akan fokus menjalankan program-program strategis Kadin Riau, termasuk mendukung UMKM dan menciptakan peluang bisnis baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” lanjutnya.
Dewan Pertimbangan Kadin Riau, H. Mansyur HS, menegaskan bahwa konsolidasi ini penting untuk menyikapi berbagai persoalan ekonomi. Ia juga berharap ada keterwakilan pengurus dari Riau di Kadin Indonesia agar program nasional dapat lebih sinkron dengan kebutuhan daerah.
“Kadin Indonesia sudah satu. Sekarang saatnya fokus pada kolaborasi untuk menciptakan peluang bisnis yang lebih besar, termasuk mendukung UMKM dan sektor logistik seperti Pelabuhan Dumai,” ujar Mansyur.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum Kadin Riau, Drs. H. Destrayani Bibra, M.Si, mengungkapkan bahwa Kadin Riau tetap solid meski menghadapi tantangan dualisme sebelumnya.
“Ini momen untuk memperkuat program kerja dan konsolidasi dengan berbagai pihak. Dukungan terhadap UMKM juga harus terus menjadi prioritas, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ujarnya.
Ketua Kadin Dumai, Zulfan, menyambut baik Rapat Konsolidasi ini dan menyatakan bahwa seluruh pengurus kabupaten/kota menantikan momen ini untuk memperkuat roda organisasi.
“Kita butuh keterwakilan di Kadin Pusat untuk memudahkan koordinasi, terutama terkait program prioritas seperti pengembangan Pelabuhan Dumai dan UMKM,” tegasnya.
Dengan konsolidasi yang berjalan solid, Kadin Riau optimistis dapat menghadapi tantangan ekonomi ke depan, sekaligus memberikan kontribusi signifikan untuk penguatan ekonomi di tingkat nasional dan daerah. ***