Ia menegaskan pentingnya menjaga moralitas dengan menghindari kegiatan negatif seperti konsumsi minuman keras, perjudian, pesta seks, dan tindakan lain yang melanggar ajaran agama. "Larangan ini berlaku setiap waktu, bukan hanya saat malam pergantian tahun, karena semua itu berdampak buruk bagi diri sendiri dan masyarakat," ujar Prof. Akbarizan.
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas berbahaya seperti kebut-kebutan atau balap liar yang dapat membahayakan pengguna jalan lain. "Jangan jadikan malam tahun baru sebagai momen yang merugikan diri sendiri dan orang lain," tambahnya.
Ia mengajak masyarakat mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti introspeksi diri. "Mari kita jadikan malam tahun baru untuk merenung, mengevaluasi diri, dan memperbaiki kekurangan agar menjadi pribadi yang lebih baik di tahun mendatang," jelasnya.
Prof. Akbarizan juga menyarankan agar momen ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dengan keluarga dan kerabat. Menurutnya, berkumpul bersama orang-orang terdekat dapat menjadi cara yang positif untuk mengisi malam pergantian tahun tanpa melanggar norma agama.
"Kumpul bersama keluarga adalah cara yang baik. Jadikan pertemuan itu untuk mempererat ukhuwah islamiyah dan berbagi kebaikan," tutupnya. (grc)