Ada beberapa hal yang dapat membantu seseorang di dalam kuburnya sebagaimana dijelaskan Alquran dan hadits, dikutip dari Tafsir Ilmi tentang Kiamat.
1. Doa seorang muslim untuk ahli kubur
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
Wal-la??na j?'? mim ba‘dihim yaq?l?na rabbanagfir lan? wa li'ikhw?ninal-la??na sabaq?n? bil-?m?ni wa l? taj‘al f? qul?bin? gillal lil-la??na ?man? rabban? innaka ra'?fur ra??m(un).
Orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar) berdoa, “Ya Tuhan kami, ampunilah kami serta saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu daripada kami dan janganlah Engkau jadikan dalam hati kami kedengkian terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (QS Al-Hasyr Ayat 10)
Di antara hadis yang menjelaskan tentang hal tersebut adalah hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Doa seorang Muslim bagi saudaranya yang tidak ada di depannya itu terkabul (mustajab). Di atasnya terdapat malaikat yang menjaganya. Setiap kali ia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, malaikat itu berkata, “amin, semoga engkau juga mendapatkan kebaikan sepertinya." (Riwayat Imam Muslim dari Ummi ad-Darda)
Dalam kaitan ini sholat jenazah yang intinya adalah doa menjadi sangat penting dan bermanfaat.
2. Keluarga mayit yang membayarkan nazarnya
Beberapa hadis yang menjelaskan hal ini di antaranya dari Aisyah Radhyalahu anha bahwasanya Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Siapapun yang meninggal dunia dan masih memiliki tanggungan puasa, maka hendaknya anggota keluarganya membayarkan puasanya." (Riwayat Imam al-Bukhari dan Imam Muslim dari Aisyah)
Dari Ibnu Abbas berkata, "Bahwa seorang perempuan menyebrangi lautan dan bernazar, jika Allah menyelamatkannya maka ia akan berpuasa satu bulan penuh, kemudian Allah menyelamatkannya. Namun ia belum menunaikan puasa nazarnya hingga ia meninggal dunia, lalu datanglah kerabatnya kepada Nabi Muhammad SAW dan menyampaikan hal itu kepada beliau."
Kemudian Rasulullah SAW bersabda, apakah seandainya ia memiliki utang engkau akan membayarnya? Perempuan itu menjawab, “Ya.”
Rasulullah SAW bersabda, "Maka utang terhadap Allah lebih berhak untuk dibayarkan, maka bayarkanlah puasanya.” (Riwayat Imam al-Bukhari)
Sahabat Sa'id bin Ubadah meminta fatwa kepada Rasulullah SAW, "Sesungguhnya ibuku telah meninggal dunia dan ia memiliki tanggungan nazar.” Rasulullah bersabda, “Tunaikanlah nazarnya.” (Riwayat Imam Muslim)
3. Amalan baik yang dilakukan anak yang salih
Seorang anak yang salih apabila dia melakukan kebaikan maka orang tuanya juga mendapatkan pahala seperti pahala yang didapatkan anaknya, tanpa mengurangi sedikit pun dari pahala tersebut.
Dengan catatan apabila ada kewajiban sebagai orang tua untuk mendidik anaknya telah ditunaikan dengan baik. Itu berarti kebaikan yang dilakukan oleh si anak juga berkat bimbingan dan usaha orang tuanya.
Salah satu ayat yang menjelaskan hal ini adalah Surat an-Najm Ayat 39.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
Wa al laisa lil-ins?ni ill? m? sa‘?.
Bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya, (QS An-Najm Ayat 39)
Ayat tersebut diperkuat dengan hadis Nabi Muhammad SAW di antaranya, "Bahwasanya seorang laki-laki berkata: Sesungguhnya ibuku meninggal secara tiba-tiba (dan tidak meninggalkan wasiat apapun), dan saya menduga seandainya ia dapat berbicara niscaya ia menginginkan untuk dapat bersedekah. Maka apakah dia mendapatkan pahala seandainya saya bersedekah untuknya dan apakah saya juga mendapatkan pahala?"
Rasulullah SAW menjawab, “Ya bersedekahlah untuknya." (Riwayat Imam al-Bukhari dan Imam Muslim dari Aisyah)
Seorang laki-laki berkata kepada Nabi Muhammad SAW, "Ayahku telah meninggal dunia dan meninggalkan harta, tetapi ia tidak meninggalkan wasiat apapun. Apakah dapat membantu menghapuskan kesalahannya jika saya bersedekah untuknya?”
Rasulullah menjawab, “Ya.” (Riwayat Imam al-Bukhari dan Imam Muslim dari dari Aisyah)
Tentu masih banyak lagi riwayat lain yang secara substansi sama dengan riwayat-riwayat di atas. Ini mencukupkan untuk mengutip beberapa riwayat saja sebagai contoh.(rep)