RADARPEKANBARU-Bimbingan Teknis ( Bimtek) Badan Permusyawaratan Desa ( BPD) yang dilaksanakan dihotel Bono berlansung se Provinsi Riau, Rabu (14/6/23). Namun kegiatan tersebut mendapatkan kesan negatif dari anggota BPD se provinsi Riau yang ikut hadir dikarenakan diduga panitia pelaksana melakukan pemotongan dana untuk BPD tersebut.
Hal tersebut diterangkan oleh Zulkifli Ridwan ketua BPD Desa Angkasa kecamatan Bandar Petalangan, Pelalawan Riau.
"Saya menyampaikan rasa kecewa yang mendalam kepada pemerintah Provinsi Riau yang mana banyak dari kawan kawan BPD yang jarak tempuhnya sangat jauh sehingga memakai dana pribadi yang semestinya di pergunakan untuk anak istri mereka. Sudahlah gaji tidak ada tunjangan sedikit di tambah lagi beban transportasi saat bimbingan" Ungkap Zulkifli Ridwan dengan rasa kecewa.
Zulkifli Ridwan juga menambahkan dirinya merasa simpati kepada rekan - rekan BPD yang hadir pada acara tersebut.
"Saya merasa kasian melihat kawan - kawan yang kabupaten terjauh dari Pekanbaru seperti Meranti dan Bengkalis, uang yang seharusnya dapat belanja untuk anak istri habis untuk transportasi bimtek. Ini sangat keterlauan kita berjuang demi negara tapi negara demikian" Tambah Zulkifli Ridwan yang juga menjadi salah satu kandidat calon ketua PABSI Provinsi Riau ini.
Melihat dari pantauan Radar Pekanbaru salah satu perwakilan dari BPD kabupaten Meranti yang tak mau namanya disebut juga menyampaikan kekecewaanya, Dirinya menyampakan transportasi mereka berkisar Rp. 900.000 menggunakan dana pribadi.
"Kalau seperti ini saya kedepanya tidak akan pernah ikut Bimtek lagi" Ungkapnya Kesal ***Mr.Abay