Kanal

Carles, S.Sos Ingatkan Dinas PUPR dan ULP Pelalawan Untuk Tidak Menangkan PT UAS Karena Track Rekor

RADARPEKANBARU--- Dugaan kepala dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) Kabupaten Pelalawan ingin memenangkan lelang proyek pengaspalan di Kecamatan Ukui senilai Rp. 21.571. 484. 246,00 Kepada PT Usaha Abdan Sakura (UAS) mendapatkan sorotan tajam dari Suir Insan Arif ketua Koalisi Mahasiswa Pelalawan (KMP). Kritikan tersebut terbit di media Radar Pekanbaru pada tanggal 13 Mei 2023, pemberitaan tersebut akhirnya mendapat tanggapan dari Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pelalawan, Carles, S.Sos.

Carles, S. Sos mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang telah ikut mengontrol program pemerintah daerah.

"Terima kasih saya ucapkan kepada adik - adik mahasiswa yang telah memberikan masukan sehingga bisa menjadi dasar bagi kami untuk memberikan masukan kepada dinas PUPR dan juga bagian Unit Layanan Pengadaan ( ULP) agar berhati - hati dalam penentuan pemenangan lelang proyek " Terang Carles, S.Sos Minggu ( 13/05/2023).

Carles menyampaikan bahwa perusahaan bermasalah seharusnya sudah diblacklist dari kegiatan dinas Kabupaten Pelalawan.


"Kami dari komisi III tidak bisa memberikan pernyataan bahwa perushaan itu bermaslah atau tidak, karena semua itu ada aturan mainnya dalam memenangkan dari suatu kegiatan lelang proyek namun kita sebagai lembaga yang ditugaskan untuk mengontrol atau pengawas, meminta setiap kegiatan pelelangan yang ada agar mengikuti mekanisme dan aturan yang ada, jika ada dugaan dari pihak- pihak tertentu seperti yang di sebut di dalam pemberitaan sebelumnya, maka kami meminta PUPR agar tidak melakukan hal -hal  yang salah dalam menetapkan pihak pemenang dari sebuah kegiatan, agar hasil dari sebuah kegaiatan tersebut memang bisa bermanfaat dan tidak bermasalah di kemudian hari" Jelas Carles, S.Sos.

Terakhir Carles, S.Sos meminta dinas PUPR dan ULP Pelalawan untuk tidak memenangkan perusahaan yang bemasalah.

" Jika memang track rekord nya buruk maka jangan dimenangkan, agar nantinya masyarakat tak kecewa meskipun di Pelalawan perusahaan tersebut belum masuk daftar hitam" Tutup Carles.

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER