Meranti,- Kepala Kejakasaan Tinggi Riau Dr. Supardi bersama jajaran Kejaksaan Tinggi Riau
Melaksanakan Tausiyah Ba’da Dzuhur di Kejaksaan Tinggi Riau yang disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Riau dengan tema Amalan yang Pertama Kali Dihisab Pada Hari Kiamat adalah Shalat di Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau, telah Senin (31/10/2022) Siang.
Selain itu,Tausiyah yang disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr. Supardi tersebut, diikuti oleh pegawai di lingkungan Kejaksaan Tinggi Riau yang di sampaikan pesan oleh Kejari Kepulauan Meranti Waluyo, SH MH melalui
Kasi Intel Kejari Meranti Tiyan andesta SH Kepada Radarpekanbaru.com.
Dijelaskan Kepala Kejakasaan Tinggi Riau Dr. Supardiyang di sampaikan pesan oleh Kejari Kepulauan Meranti Waluyo, SH MH melalui Kasi Intel Kejari Meranti Tiyan andesta SH.
menyampaikan, ketika Sayyidina Umar bin Khattab Radhiyallahu ‘anhu menjadi khalifah.
Ia mengeluarkan pengumuman ke seluruh pimpinan wilayah bahwa “Sesungguhnya yang paling aku pentingkan di antara semuanya adalah shalat. Barangsiapa yang menjaga shalatnya dengan perhatian," kata Kepala Kejakasaan Tinggi Riau Dr. Supardi yang di sampaikan pesan oleh Kejari Kepulauan Meranti Waluyo, SH MH melalui Kasi Intel Kejari Meranti Tiyan andesta SH Kepada Radarpekanbaru.com.
" Kita akan menjaga agama dan bagian-bagiannya dengan penuh perhatian. Barang siapa menyia-nyiakan shalat maka ia akan lebih menyia-nyiakan bagian-bagian agama yang lainnya.”Ungkap Kepala Kejakasaan Tinggi Riau Dr. Supardi Kepada semua Unsur Kejaksaan di Riau yang di sampaikan pesan oleh Kejari Kepulauan Meranti Waluyo, SH MH melalui Kasi Intel Kejari Meranti Tiyan andesta SH.
Menurut pula Dr. Supardi, juga menyampaikan dari Sayyidina Abdullah bin Qurth Radhiyallahu ‘anhu mengatakan Rasulullah SAW bersabda, “Pertama kali yang akan dihisab pada diri seorang hamba pada Hari Kiamat adalah shalat.”katanya.
Ia menambahkan, Kemudian dalam hadis ini menyebutkan apabila baik dan sempurna shalatnya (diterima), maka baik juga (diterima) seluruh amalnya. Apabila buruk shalatnya (tidak diterima), maka buruk juga (tidak diterima) seluruh amalnya.
Dan selanjutnya Dr. Supardi menyampaikan bahwa kita harus selalu memperhatikan penampilan kita ketika shalat serta menyempurnakan gerakan shalat sebab Allah SWT tidak mempedulikan shalat seseorang yang tidak menyempurnakan rukuk dan sujudnya.
Sebagaimana yang dijelaskan dalam suatu hadist yang menyebutkan, “Ada seseorang yang shalat selama 60 tahun, namun tidak ada satu pun shalatnya yang diterima Allah SWT. Karena kadangkala dalam shalat dia, rukuknya sempurna, tetapi sujudnya tidak sempurna atau sujudnya sempurna, tetapi rukuknya tidak sempurna.”
"Dengan dilaksanakan Tausiyah Ba’da Dzuhur ini diharapkan pegawai Kejaksaan Tinggi Riau dapat mengamalkan shalat dengan adab dan gerakan shalat yang sempurna sebab shalat merupakan amalan pertama yang dihisab ketika di hari kiamat," jelas Kepala Kejakasaan Tinggi Riau Dr. Supardi melalui.Kejari Kepulauan Meranti Waluyo, SH MH yang disampikan oleh Kasi Intel Kejari Meranti Tiyan andesta SH Kepada Radarpekanbaru.com .(Bom).