Pekanbaru--Luar biasa Pemimpin Kampar sekarang. Kata yang sangat pas menggambarkan kondisi pemimpin salahsatu kabupaten tertua di Riau hari ini. Bukan prestasi tentang kesuksesan daerah, tapi prestasi tentang pergantian pejabat yang hampir tiap bulannya terjadi.
Memang seorang Kepala Daerah mempunyai wewenang mengganti atau merotasi bawahannya, itu adalah hak preogratif sebagai kepala daerah. Namun yang terjadi di tahun 2021 ini, sudah 5 kali terjadi pelantikan pejabat dipemerintahan kabupaten Kampar.
Demikan diungkapkan Aktivis dari Kepucuk Riau, bung Firman Wahyudi alias Yudi Bule, saat ditemui di salah satu cafe di Pekanbaru, Sabtu, 27 November 2021.
Menurut Yudi tidak masuk akal bagi kita masyarakat kampar hanya dalam setahun ini Bupati kampar sudah melakukan 5 kali pelantikan pejabat.
"Setiap 2 bulan sekali ganti pejabat, lantik pejabat. Bagaimana program didinas-dinas maupun kecamatan bisa berjalan baik, kalau sering diganti orang yang menjalankannya. Satu tahun saja menjalankan program kerja, belum tentu selesai, apalagi kalau baru sebulan menjalankan program. Mustahil program yang dicanangkan itu tercapai hasilnya. Pejabat yang menjalankan program juga butuh ketenangan dalam bekerja, bukan dirongrong dengan agenda pelantikan," Kesal Yudi bule.
Yudi bule juga menyampaikan bahwa bupati kampar pada hari ini tidak bermasyarakat dengan rakyat kampar.
Yudi mengkritik nomor hp Bupati selalu diganti-ganti, dikit-dikit kegiatan keluar kota, jakarta, jogja, maupun daerah lainnya. Untuk ditemuipun susah, bahkan sudah sampai rumahnya ditolak juga untuk bertemu dengan berbagai alasan. Pemimpin itu harus merakyat.
"Jangan menginginkan fasilitas lengkap saja dari rakyat, mobil dinas dimana-mana tapi harus dipergunakan fasilitas untuk kepentingan rakyat dan menjumpai rakyat kampar."tambah Bule.
Harapan kita kedepannya, masyarakat kampar jan salah pilioh bupati kampar le. Kampar harus mempunyai pemimpin yang benar-benar ikhlas dalam menjalankan amanah rakyat, menciptakan prestasi spektakuler dalam hal pembangunan.
"Dan yang terpenting mau berjumpa dan dijumpai rakyat kampar, biar tahu kondisi rakyat kampar ini. tutup yudi bule. (*)