• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3054 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3025 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3003 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3007 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3008 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Melihat Antusiasme Islam di Uzbeskitan

Redaksi Radarpku

Senin, 12 Februari 2018 09:03:00 WIB
Cetak
Melihat Antusiasme Islam di Uzbeskitan

RADARPEKANBARU.COM. - Seorang laki-laki dengan gagah menaiki gedung 'madressah' (madrasah) abad ke 17, Nadir Divan Beghi. di alun-alun kota bersejarah Bukhara pada suatu malam hari. Tempat itu adalah saksi bisu sebuah era ketika kota legendaris ini terkenal dengan beasiswa Islamnya.

Kini praktik keagamaan di masa Uni Soviet telah berakhir. Namun jejak reprsi praktik Islam dan kepercayaan religius bertahan selama 70 tahun Soviet masi terasa. Tapi kini, 25 tahun setelah kemerdekaan Uzbek, tanda-tanda kebangkitan keagamaan yang baru lahir ini semakin nyata. Islam tiba di tanah Ubzek pada abad kedelapan lalu bersama dengan datangnya serangan tentara Arab. Sejarah kota Bukhara sewaktu zaman masa keemasan Samanids pada abad kesembilan dan ke-10, dan pemulihannya dari serangan genghis Khan pada abad ke 13 masih pula tampak.

Pusat keagamaan kawasan ini pada abad ke-16 dengan para pendukung yang terdiri dari orang kayanya telah mensponsori bangunan ratusan masjid dan madrasah yang indah. Salah di antaranya adalah Madrasah Mir-i-Arab yang sangat bergengsi itu. Dulu di zaman Sovyet aktivitas tempat ini diawasi dengan ketat, meski terus berfungsi bahkan hingga di zaman Gorbachev. Sebagai salah satu tempat pendidikan terpenting di dunia Muslim, rasa sejarah di sini terasa saat saya mengamati siswa berpakaian hitam dan topi khas Bukhara mereka. Masjid Juma dengan menaranya yang berasal dari tahun 1127 Masehi kini terbuka untuk para peziarah.

Dahulu pada era komunis Uni Sovyet masjid ini telah ditutup dan digunakan sebagai gudang. Kehadirannya terbengkalai, meski tetap ada tanda-tanda kehidupan, terutama saat orang menemukan kembali akar agama mereka. Saya melihat sekilas ini di sebuah toko yang menjual Kelim berwarna-warni. Kala itu saya disambut oleh pemilik mudanya, Abdul Majid. Dia berbicara kepadanya dan menaruhkan bingkai perak kecil yang berisi ayat Quran berukir. Hal ini terlihat mencolok di sebuah negara di mana tulisan Arab dihapuskan dan di mana kebanyakan orang tidak lagi dapat lagi menguraikan bahasa Arab.

Ada memang pengetahuan sepintas tentang agama - praktik tiga dari lima pilar Islam (puasa, zakat dan haji), namun itu dilarang dahulu oleh Soviet sehingga berakibat banyak umat Islam tidak dapat mengucapkan doa mereka. Ketika ditanya tentang ayat tersebut, Majid menjelaskan: "Saya tertarik dengan agama saya dan saya belajar dari sebuah App yang membuatnya lebih mudah." Pertarungan kembali kepentingan religius ini memanifestasikan dirinya dalam berbagai bentuk saat melakukan perjalanan keliling negeri. Tepat di luar Samarkand terletak makam Imam al Bukhari yang menyusun sebuah kitab Hadis yang otentik, Sahih al Bukhari, yang - lebih dari 1.000 tahun kemudian - tetap menjadi sumber utama referensi Islam. Makamnya menarik orang-orang dari seluruh penjuru negeri. Pada hari Ahad pagi ada kerumunan orang.

Banyak dari mereka mengikuti pemimpin kelompok dalam doa yang tidak dapat diartikulasikan meskipun penghormatan dan rasa hormat mereka terlihat jelas. Demikian pula, di luar Bukhara, ada makam Bahauddin Naqshbandi pada abad ke 14. Dia dianggap orang suci pelindung Bukhara dan pendiri tatanan Sufi Naqsybandi. Makamnya dikunjungi oleh banyak peziarah. Saya mengamati sekelompok orang membaca Al Fatikah. "Mereka terlihat seperti orang Muslim Rusia," saran Rimma, salah satu pemandu, kepada kami. "Mungkin orang Tartar yang menyimpan rahasia agama mereka di zaman Soviet." Jauh dari Bokhara, dan satu-satunya saingan utama di kawasan ini, yakni apa yang disebut Jalur Sutra yang besar, disana ada kota abad pertengahan Khiva yang penuh dengan madressah dan masjid meski sebagian besar sekarang sudah tidak berfungsi lagi.

Berjalan menyusuri salah satu gang, saya berkesempatan menjumpari seorang mempelai wanita dengan gaun pengantin tradisional yang sedang berpose untuk pemotretan. "Ini pemandu kami,'' kata Kamal memberitahukan kepada kami. Ia lakukan pemotretan meski sudah menjadi pengantin Uzbek lima tahun yang lalu. Dia mengatakan bahwa beberapa orang sekarang telah mulai melakukan nikah, dan dia juga memikirkan untuk melakukan ini sejak lama. Seperti kebanyakan orang di sini, dia hanya memenuhi persyaratan pemerintah untuk pendaftaran upacara sipil. Dia menceritakan bahwa ketika bayi mereka lahir, istrinya memanggil mullah untuk melafalkan azaan di telinga bayi. "Saya tahu beberapa ayat (ayat) tapi saya takut melakukan kesalahan," dia menjelaskan. "Hanya orang tua dan pensiunan yang tahu bagaimana mengucapkan doa mereka.

" Kebanyakan orang Asia Tengah adalah pengikut Islam seperti dikhotbahkan oleh para sufi. Mereka adalah tarekat sufi dan anti-komunis, hidup di bawah tanah, dan mengandalkan kuatnya jalinan persaudaraan. Itulah yang membuat Islam tetap hidup di zaman Soviet. Namun, praktik Islam di Uzbek banyak bercampur dengan ritus pra-Islam yang terlihat di tempat-tempat ritual itu, Dan mereka dan para sufi sangat sadar melakukannya untuk menarik perhatian orang. Saya melihat tampilan acara religius di Tashkent, di sebuah museum kecil yang menampung Quran tertua dan paling tebal di dunia yang disusun oleh Hazrat Usman. Kitab itu ditulis di kulit kijang. Benda ini merupakan objek penghormatan yang mendalam bagi orang banyak yang mengunjungi museum.

Di dekatnya ada sebuah masjid Jami besar yang dibangun dengan uang sumbangan Arab Saudi. Pemanda mengatakan kapasitas masjid itu. yakmi pada hari Jumat selalu melebihi kapasitas, meskipun imam dipantau dan terus pandangan dan dibatasi geraknya layaknya ekstremis oleh pihak negara. Akhirnya, saya meninggalkan Uzbekistan karena merasa aneh di sana. Mungkin itu merasa aneh karena sikap kehangatan orang-orang, atau sejarah keagamaannya, dan aktivitas budayanya. Atau mungkin karena berkaitan dengan fakta bahwa nenek moyang kakek saya berasal dari Bukhara, karena dulu dia harus lari dan hidup di Madinah agar bebas dari penganiayaan agama oleh rezim komunis Uni Soviet.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Pelajaran dari Kekeringan Tujuh Tahun pada Masa Nabi Yusuf dalam Alquran

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:21:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Jauh sebelum ilmu pengetahuan m.

Dakwatuna

Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:52:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dosa yang terus-menerus dilakuk.

Dakwatuna

Rasulullah Tegaskan Safar Bukan Bulan Sial, Ini Penjelasan Hadits dan Pandangan Ulama

Senin, 20 Juli 2026 - 10:36:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Anggapan bahwa bulan.

Dakwatuna

Manusia Penghuni Surga Menurut Rasulullah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:20:33 WIB

RADARPEKANBARU..COM - Rasulullah SAW dalam berbagai .

Dakwatuna

Kunci Surga Menurut Hadits Nabi: Syahadat dan Sholat

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:14:48 WIB

Kalimat tauhid La ilaha illallah merupakan kunci.

Dakwatuna

Ternyata Ada Tidur Terpuji dan Tidur yang Tercela Menurut Islam, Apa Perbedaan Keduanya?

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:51:11 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya salah satu kebutuh.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Riau Segera Bentuk Dewan K3
22 Juli 2026
Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bersinergi Tangani Persoalan Banjir di Jalan Sudirman
22 Juli 2026
Pelajaran dari Kekeringan Tujuh Tahun pada Masa Nabi Yusuf dalam Alquran
22 Juli 2026
Prabowo ke Perwira TNI-Polri: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
22 Juli 2026
Sugiono Tegaskan Komitmen RI Tuntaskan CoC Laut China Selatan Tahun Ini
22 Juli 2026
Parade Makanan Melayu Mahasiswa FBN Tangkerang Tengah Berlangsung Meriah
22 Juli 2026
SDN 127 Pekanbaru Hanya Terima 4 Siswa Baru, DPRD Panggil Disdik Cari Penyebab
21 Juli 2026
BK DPRD Riau Mulai Usut Kisruh Banggar, Parisman dan Eet Dipanggil
21 Juli 2026
Dalam Pledoi Dani Minta Maaf kepada Masyarakat Riau, Sebut Hanya Jalankan Perintah Gubernur
21 Juli 2026
Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah
21 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Riau Segera Bentuk Dewan K3
  • 2 Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bersinergi Tangani Persoalan Banjir di Jalan Sudirman
  • 3 Pelajaran dari Kekeringan Tujuh Tahun pada Masa Nabi Yusuf dalam Alquran
  • 4 Prabowo ke Perwira TNI-Polri: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
  • 5 Sugiono Tegaskan Komitmen RI Tuntaskan CoC Laut China Selatan Tahun Ini
  • 6 Parade Makanan Melayu Mahasiswa FBN Tangkerang Tengah Berlangsung Meriah
  • 7 SDN 127 Pekanbaru Hanya Terima 4 Siswa Baru, DPRD Panggil Disdik Cari Penyebab

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com