• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3573 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3559 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3528 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3605 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3549 Kali

  • Home
  • Nasional

Keluarga Korban Tewas Tertuduh Begal di Kampar, Minta Keadilan

Redaksi Radarpku

Senin, 18 Desember 2017 15:31:22 WIB
Cetak
Keluarga Korban Tewas Tertuduh Begal di Kampar, Minta Keadilan
Korban tertuduh begal di Kampar
RADARPEKANBARU.COM– Duka mendalam tampak di salah satu rumah di RT 03/RW 05, Gg Lansono, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Minggu (17/12/2017) pagi.
 
Sekira sepuluh orang tampak masih duduk-duduk di teras rumah meskipun jam sudah menunjukkan pukul 02.00 WIB pagi.
 
Kedatangan salah satu wartawan media cetak lokal itu untuk memastikan apakah benar itu rumah Wahyu Fikranda atau akrab disapa Fiki yang ternyata menjadi korban amuk massa karena dituding sebagai pelaku begal di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar pada Sabtu (16/12/2017) malam sekira pukul 21.00 WIB.
 
Ternyata benar saja. Salah satu pihak keluarga yang telah dikenal oborriau menyambut kedatangan oborriau dan rekannya.
 

Di ruangan tamu tampak sebuah kasur sudah dibentangkan dan sudah diberi alas dan sebuah bantal telah tampak siap menyambut kedatangan jenazah yang katanya akan tiba sebentar lagi karena jenazah masih dalam perjalanan dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau. Jenazah Fiki dijemput beberapa keluarga termasuk ayah korban dan kakak ibu kandung korban.

Seperti diketahui, video penganiayaan terhadap lajang berusia 20 tahun ini dengan begitu cepat menyebar luas di tengah masyarakat pada Sabtu malam. Dalam video berdurasi beberapa menit itu memperlihatkan seorang pemuda yang menggunakan baju kaos oblong dilapisi kemeja lengan panjang dan memakai celana jeans sudah terguling bersimbah darah.

Pelaku penganiayaan ini tak terlihat dalam video ini, hanya terlihat bagian kaki tampak menginjak korban yang merintih kesakitan. Korban tampak sudah bersimbah darah.
 
Sebagian ada yang mengatakan “ sia yang kan kan manolong ang" dengan logat bahasa minang, ada lagi ya bilang "bakar saja” . Namun masih didalam video itu terdengar suara ibu-ibu yang berusaha mencegah pelaku meneruskan aksinya. “Alah tu ala tu” ucap suara perempuan itu.

Saat kami tanya, ternyata ibu korban berada di dalam kamar dan sempat beberapa kali pingsan mendengar berita ini. Ia sangat shock dengan kejadian yang dialami anak kedua dari empat bersaudara itu.
 

Salah seorang kerabat korban, Hj Rina yang duduk di pintu rumah berukuran sekira 8 x 12 meter bersedia memberi keterangan. Ia menyebutkan, pihak keluarga mendapat informasi Fiki dikeroyok massa dari media social facebook yang memang viral pada malam itu tentang kejadian ini.

“Kami pastikan sudah jelas dia (almarhum red) dari baju yang dipakainya. Kami keluarga mengenali baju yang dipakainya sebab sore itu pakai baju itu berfoto,” katanya.

Kepada oborriau dia menceritakan. Fiki atau bernama lengkap Wahyu Fikranda adalah anak kedua dari pasangan Marni dan Jasri atau akrab disapa Ujang.

Tak lama bercerita, tepat pukul 02.44 WIB, ditengah hujan lebat yang mengguyur Kota Bangkinang, datanglah sebuah ambulans berwarna hijau. Selang beberapa menit terlihat beberapa orang berlarian ke dalam pekarangan rumah termasuk ayah korban Ujang, adik ibunya dan adik korban serta beberapa orang.
 
Isak tangis langsung pecah dari beberapa orang yang datang dan beberapa keluarga yang sudah menunggu beberapa jam.

Dengan dibantu petugas rumah sakit dan pihak keluarga, korban diturunkan dari ambulan dengan membawa keranda mobil ambulan sambil ditutup dengan sehelai selimut karena hari hujan. Lalu jenazah diletakkan di kasur yang telah disediakan. Bercak darah tampak di lantai keranda ketika jenazah diturunkan.
 
 
Beberapa menit kemudian kami sempat berbincang dengan ayahanda korban Jasri alias Ujang. Ia tampak begitu terpukul dengan kejadian yang dialami anaknya. Namun dia tetap berusaha tenang.
 
Ia mengakui sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh massa terhadap anaknya yang dilakukan secara membabi buta sehingga menyebabkan kematian.

Ia mengaku belum mengetahui secara jelas bagaimana hal itu bisa terjadi. “Karena kita kan nggak ada di situ, kami hanya melihat di facebook tadi dia dianiaya,” ujar Ujang.
 
Ia juga belum bisa memastikan apakah sepeda motor yang dibakar oleh massa juga sepeda motor yang dibawa anaknya itu dua pekan yang lalu.

Ujang mengatakan akan menyelamatkan jenazah anaknya ini sampai ke pemakaman dan setelah itu ia akan mencoba meminta keadilan kepada pihak penegak hukum terkait masalah yang dialami keluarganya ini dan ia berharap hukum tetap ditegakkan karena menurut Ujang, walaupun anaknya dituduh begal namun menurut sampai saat ini tidak ada korban yang melapor atau bercerita bahwa anaknya pada malam itu melakukan tindakan begal.

Lagipula cara menghakimi orang lain dengan main hakim sendiri berlawanan dengan hukum di Indonesia.

Berdasarkan informasi dari salah seorang keluarga korban yang masih muda di rumah itu, korban sempat menelponnya sore sebelum kejadian dan akan pulang ke Bangkinang dari Pekanbaru.
 
Sementara itu, dari beberapa status facebook, beragam reaksi dari netizen muncul. Ada yang masih amarah dengan tindakan begal yang kerap terjadi akhir-akhir ini sehingga masih membuly korban bahkan akun milik korban sendiri. Tak jarang juga netizen mengecam tindakan oknum masyarakat yang dengan tega menghabisi korban sehingga meninggal dunia dengan bersimbah darah. (radarpku/oborriau)
 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:55:49 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Purbaya: Desil 10 Tak Boleh Beli BBM Subsidi, Anggaran Bisa Hemat 10%

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:50:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi .

Nasional

Korban Gempa NTT Capai 71 Orang, Hampir 60 Ribu Warga Mengungsi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:49:55 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Badan Nasional Penanggulangan B.

Nasional

Guru PPPK Dialihkan Jadi Pegawai Pusat, Ada Peluang Jadi PNS

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:43:59 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Menteri Sekretaris Negara (Mens.

Nasional

KKP Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:16:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

H. Syarif Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di Depan Istana Siak

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:09:50 WIB

RadarPekanbaru Com — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
22 Agustus 2026
Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
22 Agustus 2026
Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
22 Agustus 2026
Jalan Hidup Dakwah
22 Agustus 2026
Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?
22 Agustus 2026
Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan
22 Agustus 2026
Pekanbaru Siaga Penanggulangan Karhutla
21 Agustus 2026
Polda Riau Geledah RSD Madani, 323 Dokumen Dugaan Korupsi Disita
21 Agustus 2026
Seragam Gratis, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Pertimbangkan Pemberian Tas dan Sepatu Gratis
21 Agustus 2026
Jangan Tinggalkan Sholat Istikharah Meski Sudah Yakin
21 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
  • 2 Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
  • 3 Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
  • 4 Jalan Hidup Dakwah
  • 5 Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?
  • 6 Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan
  • 7 Pekanbaru Siaga Penanggulangan Karhutla

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com