• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3069 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3043 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3026 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3026 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3025 Kali

  • Home
  • Riau

Kejahatan Korporasi

RAPP Paksa Kami Harus Menjual Tanah Leluhur Seharga Seratus Lima Puluh Rupiah

Redaksi Radarpku

Sabtu, 28 Mei 2016 10:32:48 WIB
Cetak
RAPP Paksa Kami Harus Menjual Tanah Leluhur Seharga Seratus Lima Puluh Rupiah
Sukanto Tanoto

RADARPEKANBARU.COM- Penindasan terhadap rakyat, tanah dirampas, kebun sagu dibabat, ketika tanah leluhur diganti rugi oleh korporasi dengan cara yang tidak manusiawi. Sering kali algojo korporasi menindas masyarakat dengan mengerahkan aparat, agar mau menjual tanah dengan harga mencekik.

Inilah kisah kami di Teluk Belitung, Kabupaten Meranti Riau ,yaitu negri pesisir yang tertindas, seolah kami hidup menumpang di tanah leluhur kami, seolah penindasan sudah menjadi makanan sehari-hari, ketika kami dipaksa menjual tanah yang berisi kebun sagu sebagai "batang sagu" sebagai sumber kehidupan kami.

Kami dipaksa menjual tanah dengan harga Rp. 150 (seratus limapuluh rupiah permeter),  sunggguh ironis nasib kami dinegri yang kaya ini.

Menetes air mata saya selaku anak bangsa, air mata ini jatuh kedalam dada, menjalani hari-hari dipulau yang terabaikan ini. Masih saya ingat ketika suatu hari saya di datangi aparat berbaju brimob, aparat yang kami gaji dari hasil pajak bumi pertiwi ini, tega-teganya menganiaya rakyat yang tak berdaya ini. Walau sekuat tenaga saya tetap melawan,mengepalkan tangan terlibat perkelahian hebat dengan oknum brimob suruhan perusaahan RAPP.

Walau oknum memaksa kami agar menjual tanah dengan harga Rp 150 (sertus lima puluh rupiah), namun sampai hari ini nyali  kami tidak surut, kami tidak akan menjual tanah dengan cara-cara belanda meminta tanah di negri kampung halaman kami ini.

Demikian diungkapan aktivis rakyat tokoh pemuda (wakil ketua pemuda pancasila pulau padang) , Aris Fadillah kepada radarpekanbaru.com ,(22/5) lalu.

Menurut Aris RAPP di Pulau Padang telah melakukan kejahatan korporasi, selain membabat batang sagu rakyat , perusahaan milik Sukanto Tanoto ini juga telah melakukan kejahatan lingkungan.

"Mereka juga menebang dan mengambil kayu alam dengan leluasa tanpa ada yang melarang, kayu jenis ramin dan kayu hutan yang berumur puluhan tahun ditebang dan mereka olah" Aris Pemuda asal BZ Desa Pandawa Lima, Teluk Belitung ini.

Masih menurut Aris, sampai hari ini di Desa Pandawa Lima mereka sudah melakukan ekspansi tanpa ada melewati proses ganti rugi,sudah tergarap hampir seribu hektar,padahal areal ini bukanlah kawasan HPHTI RAPP, hanya saja ketika masyarakat menuntut ganti rugi maka RAPP hanya menawari masyarakat dengan harga Rp 150 (Seratus Lima Puluh Rupiha) Permeter.

"Ini tanah kami, tidak ada yang boleh merampas tanah kami, jika RAPP ingin lama dipulau padang,kami sebagai pemilik tanah maka kamilah yang menentukan harga tanah kami" tuturnya.

" RAPP jangan seperti perusahaan yahudi, seenaknya terhadap negeri ini, saya juga ingatklan oknum manejer RAPP Pulau Padang bernama Marzum untuk berhenti mengobok-obok kampung kami, anda itu pendatang dari kepri, ingat ingat ini kampung kami, anda harus faham itu" tegas Aris. (radarpku)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Mahasiswa FBN Unri Ajarkan Public Speaking dan Kesadaran Keuangan di SMPN 37 Pekanbaru

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:40:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Ma.

Riau

11 Tersangka, 22 Motor: Polisi Bongkar Komplotan Curanmor di Pekanbaru

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:33:25 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Personel Satuan Reserse Krimina.

Riau

Demokrat Kampar Rayakan HUT ke-25 dengan Kemah dan Aksi Peduli Lingkungan di Sungai Subayang

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:17:55 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam rangka menyambut Hari Ula.

Riau

Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:13:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Rencana pembangunan Flyover Sim.

Riau

Momen Kapolda Riau Dampingi Putra Ferdy Sambo Usai Dilantik Jadi Perwira Polri

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:49:25 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Momen kebersamaan Kapolda Riau .

Riau

PUPR Pekanbaru Gesa Normalisasi Drainase Awal Bross, Genangan Ditargetkan Berkurang

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:28:36 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Mahasiswa FBN Unri Ajarkan Public Speaking dan Kesadaran Keuangan di SMPN 37 Pekanbaru
24 Juli 2026
11 Tersangka, 22 Motor: Polisi Bongkar Komplotan Curanmor di Pekanbaru
24 Juli 2026
Demokrat Kampar Rayakan HUT ke-25 dengan Kemah dan Aksi Peduli Lingkungan di Sungai Subayang
24 Juli 2026
Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian
24 Juli 2026
Begini Islam Mengajarkan Umat Mencintai Lingkungan dan Seluruh Makhluk
24 Juli 2026
Usut TPPU Febrie Adriansyah hingga Lingkaran Kekuasaan
24 Juli 2026
Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel
24 Juli 2026
Momen Kapolda Riau Dampingi Putra Ferdy Sambo Usai Dilantik Jadi Perwira Polri
23 Juli 2026
Islam Memandang Pelestarian Alam sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Manusia
23 Juli 2026
PUPR Pekanbaru Gesa Normalisasi Drainase Awal Bross, Genangan Ditargetkan Berkurang
23 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Mahasiswa FBN Unri Ajarkan Public Speaking dan Kesadaran Keuangan di SMPN 37 Pekanbaru
  • 2 11 Tersangka, 22 Motor: Polisi Bongkar Komplotan Curanmor di Pekanbaru
  • 3 Demokrat Kampar Rayakan HUT ke-25 dengan Kemah dan Aksi Peduli Lingkungan di Sungai Subayang
  • 4 Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian
  • 5 Begini Islam Mengajarkan Umat Mencintai Lingkungan dan Seluruh Makhluk
  • 6 Usut TPPU Febrie Adriansyah hingga Lingkaran Kekuasaan
  • 7 Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com