• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3823 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3817 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3788 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3875 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3800 Kali

  • Home
  • Life Style

Astaga,,,Alergi Kacang, Gadis 14 Tahun Ini Meninggal Usai Makan Satai

Redaksi Radarpku

Jumat, 27 Desember 2013 09:01:21 WIB
Cetak
Astaga,,,Alergi Kacang, Gadis 14 Tahun Ini Meninggal Usai Makan Satai
Foto : Daily
Dublin, (radarpekanbaru.com)- Seorang gadis berusia 14 tahun mengalami sesak napas setelah memakan satai berbumbu kari yang ternyata mengandung kacang. Ia kemudian meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit karena apotek menolak permintaan obat untuk gadis itu.

Jangan pernah memberi kacang pada penderita alergi kacang atau memberi cokelat pada orang yang alergi cokelat. Mereka bisa saja gatal-gatal hebat, pusing, atau sesak napas setelah memakannya. Alergi berlebih seperti itu juga dialami oleh Emma Sloan.

Emma terlahir memiliki anafilaksis, alergi sangat parah terhadap makanan tertentu. Tubuhnya memberikan reaksi berlebih setiap kali ia bersentuhan dengan kacang, apa pun jenisnya. Sampai saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan alergi. Oleh karena itu, satu-satunya penyelamat ketika tanda-tanda alergi mulai menyerang adalah dengan menyuntikkan EpiPen yang bisa diperoleh di apotek atau rumah sakit.

Awalnya Emma beserta dua saudara perempuan, ibu, dan bibinya pergi ke sebuah restoran all-you-can-eat untuk menikmati makan malam bersama. Keadaan menyenangkan itu berubah kacau ketika Emma menyantap satai bersaus kari yang ternyata mengandung kacang. Emma mengalami reaksi alergi dan dengan terkejut memberi tahu ibunya bahwa ia tidak bisa bernapas.

Sontak mereka semua bergegas meninggalkan restoran dan mencari rumah sakit atau apotek terdekat. Panik dan ketakutan akan keselamatan putrinya, Caroline, ibu Emma menjelaskan situasi Emma pada apoteker dan meminta sebuah EpiPen. Tetapi tanpa resep dokter, apoteker menolak permintan Caroline dan menyarankan untuk membawa Emma ke rumah sakit terdekat.

"Dia bilang saya tidak bisa mendapatkan EpiPen tanpa resep dokter. Dia menyuruh saya untuk membawa Emma ke A&E Department," ungkap Caroline sebagaimana dikutip dari Medical Daily, Rabu (25/12/2013).

Mereka meninggalkan apotek dan berlari menuju Rumah Sakit Temple Street. Namun upaya mereka sia-sia karena Emma pingsan di jalan dan kemudian meninggal. Seorang dokter melintas dan berusaha menolong. Ambulans dan para pemadam kebakaran juga berusaha menolong. Tapi percuma, ia sudah meninggal.

"Putri saya meninggal di sudut jalan dengan kerumunan orang di sekitarnya," tutur Caroline. "Saya sangat marah karena tidak diberi EpiPen untuk menyuntiknya," tambahnya.

Menteri Anak Irlandia, Frances Fitzgerald, dan Asosiasi Farmasi Irlandia melakukan penyelidikan penuh pada kasus Emma Sloan. Meski tidak melihat adanya peringatan "mengandung kacang" di restoran yang mereka kunjungi, ibu Emma tidak ingin menuntut restoran itu.

"Emma alergi kacang dan ia sangat berhati-hati. Bagaimana mungkin kacang bisa membunuh putri saya? Saya memohon pada para orang tua yang anaknya alergi terhadap kacang, pastikan anak selalu membawa EpiPen," pesan Caroline.(dialy)

Editor : Ahmad Adryan


BERITA LAINNYA +INDEKS
Life Style

Ngopi di Paduko Caffe, Ada Live Musik Menunya Lengkap Dijamin Gak Bosan

Sabtu, 04 Januari 2025 - 22:16:00 WIB

KAMPAR - Bagi para penyuka suasana alam terbuka sambil ngopi dan makan-makan ber.

Life Style

Tingkatkan Komitmen, PHR Selenggarakan Hari Keselamatan untuk Operasi yang Andal

Senin, 11 Desember 2023 - 16:44:00 WIB

DURI, 11 Desember 2023 — PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menerapkan Stop Work Authority (SWA) seb.

Life Style

Realme C31 Desain Keren Seru Seharian

Jumat, 01 September 2023 - 19:20:24 WIB

Realme C31 merupakan salah satu perwujudan o.

Life Style

Cara Membuat Kartu Kredit BRI Online

Senin, 28 Agustus 2023 - 13:37:18 WIB

Berkembangnya teknologi di masa sekarang ini menuntut perubahan layanan perbanka.

Life Style

7 Sepatu Pria Terbaik

Senin, 28 Agustus 2023 - 13:32:38 WIB

Nike menjadi sebuah merek yang dikenal dengan rep.

Life Style

HUT RI Ke 78 Tahun 2023

Kamis, 17 Agustus 2023 - 12:38:21 WIB

.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
04 September 2026
Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
04 September 2026
APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
04 September 2026
Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
04 September 2026
Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
04 September 2026
Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa
04 September 2026
Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
03 September 2026
Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
03 September 2026
Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
03 September 2026
Sejumlah Nama Mulai Diperbincangkan Menuju Riau 1, Siapa Paling Berpeluang?
03 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
  • 2 Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
  • 3 APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
  • 4 Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
  • 5 Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
  • 6 Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa
  • 7 Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com