Pemutusan Kerjasama Sepihak
Alex Ancam Laporkan PPTK Humas Pemda Bengkalis ke Penegak Hukum
RADARPEKANBARU.COM-Di era yang serba terbuka ini masih saja ada oknum Aparat Sipil Negara (ASN) yang berani bermain dengan anggaran untuk kerja sama media di salah satu humas pemkab di Riau. Modusnya sederhana yaitu jika perusahaan media tidak mau melakukan kerjasama kotor maka siap-siap saja terjadi nya pemutusan hubungan kerjasama .
Alex salah seorang pimpinan Surat Kabar di Riau merasa telah dirugikan oleh 'AS' okunum Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Humas Pemda Bengkalis.
Menurutnya Humas Bengkalis memutuskan kerjasama secara sepihak dalam bentuk kerjasama penerbitan kontrak halaman di Media Radar Riau yang ia pimpin.

Foto : Alex Harefa
"Saya telah di rugikan sekitar Rp 400 Juta lebih akibat pemutusan hubungan kerjasama" katanya, senin (28/12).
Padahal menurut Alex , Harian Radar Riau telah melakukan MoU kerjasama kontrak halaman dalam satu tahun anggaran terhitung dari bulan Januari 2015-Desember 2015.
"Tagihan dari bulan 7 (juli) sampai bulan 12 (desember) 2015 tidak mereka bayar dengan berbagai alasan" katanya.
Alex menduga bahwa buntut pemutusan kontrak ini salah satunya akibat Radar Riau menolak memberi suap kepada oknum PPTK di humas Bengkalis.
"Ada keinginan mereka yang tidak terpenuhi saja mereka langsung memutus hubungan kemitraan dengan Radar Riau" tutur Alex Harefa.
Alex mewakili media Harian Radar Riau juga turut mengingatkan agar PJ Bupati untuk menindak bawahannya yang telah melakukan praktek mafia anggaran.
Jika tidak maka Alex mengancam akan melaporkan oknum pegawai humas pemda bengkalis ke Penegak hukum.
"Saya minta PJ Bupati agar meindak pegawai humas nakal di pemda Bengalis, jika tidak maka saya tidak segan-segan minta Polda Riau untuk memeriksa anggaran media di Humas Bengkalis nantinya, jika perlu saya akan laporkan masalah ini" tambahnya.
Alex mengaku telah menghubungi Ahmad Syaharofi PJ Bupati Bengkalis , dan telah melaporkan masalah ini kepadanya.
"PJ Bupati saja kaget dengan prilaku anak buahnya, PJ Bupati berjanji akan memediasi masalah Radar Riau dengan humas" katanya lagi.
"Kami (Radar Riau,red) berharap tagihan yang tidak di bayarkan agar segera dilunasi sampai akhir tahun 2015 ini" tutupnya.(Tim)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








