• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3061 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3031 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3012 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3012 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3014 Kali

  • Home
  • Ekonomi

PT Sumber Sawit Sejahtera Bangkrut, Berutang Rp60 Miliar Kepada Petani di Pelalawan

Redaksi Radarpku

Senin, 23 November 2015 10:09:58 WIB
Cetak
PT Sumber Sawit Sejahtera Bangkrut, Berutang Rp60 Miliar Kepada Petani di Pelalawan
Ketua DPRD Pelalawan Nasarudin

RADARPEKANBARU.COM- Menyusul tunggakan pembayaran hasil panen Tandan Buah Segar (TBS) milik para petani dan Kelompok Tani yang saat ini menjadi beban hutang oleh PT Sumber Sawit Sejahtera (PT.SSS) selama dua bulan terakhir yang belum diselesaikan oleh pihak perusahaan masih terus diupayakan penyelesaiannya.

Salah satunya, terkait adanya masukan dari Ketua DPRD Pelalawan Nasarudin ke Pemda Pelalawan yang menjadi mediator saat ini, disarankan agar melakukan tindakan tegas berupa 'take over' perusahaan Pabrik Kelapa Sawit PT.SSS ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta pencabutan izin kawasan HGU milik PT.SSS yang luasnya sekitar tiga ribu hektar di desa Pangkalan Panduk dan dikembalikan ke Pemda.

Hal ini menyusul ketidaksanggupan PT.SSS, membayar hutangnya sebesar Rp 60 miliar ke mitranya para petani dan kelompok petani sawit yang selama ini menjadi mitranya.

Melihat wacana ini, H.Sugianto selaku tokoh masyarakat kabupaten Pelalawan kepada awak media, Ahad (22/11/15) menyampaikan bahwa setelah melihat dan menilai hal ini bukan tidak bisa dilakukan pengalihan kepemilikan atau melakukan pencabutan izin HGU PT.SSS yang konon sudah ditanami dan luasnya mencapai ribuan hektar.

Sebab syah-syah saja hal itu dilakukan sebab perusahaan PT.SSS tersebut berdiri dan menjalin hubungan kerjasama dengan para petani lokal tersebut setidaknya ada nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama antara kedua belah pihak.

"Jadi saran saya, upaya eksekusi jangan terlalu gegabah, sebab kalau sudah di eksekusi seperti saran Ketua DPRD maka pastinya beban hutang berpindah ke manajemen baru yang katanya sanggup mengolah yakni BUMD, selain itu dana untuk menutupi hutang perusahaan sebelumnya akan menjadi tanggungan BUMD, kalau begini jadi enaklah manajemen perusahaan yang lama," tegas Sugianto juga anggota DPRD Provinsi Riau.

Sugianto mengaku sedikit mengetahui adanya tindak tanduk "mafia perusahaan", untuk itu agar tidak salah, seperti membeli kucing dalam karung, maka Pemda setidaknya jangan gegabah dalam bertindak, selain itu juga setidaknya kalau harus dilakukan eksekusi berupa 'take over' maka harus prosedural dengan melibatkan perusahaan aprisial sehingga dapat diketahui nilai total aset yang dimiliki PT SSS.

"Sebab, kalau dilihat lihat dengan kondisi sekarang, nilai aset yang dimiliki PT.SSS itu bila di jumlahkan seluruhnya dalam bentuk rupian besar kemungkinan tak cukup untuk menutupi beban hutang ke petani sebanyak Rp 60 milyar, mengapa demikian, karena ada dugaan permainan dari pihak manajemen perusahaan dengan pihak Bank sehingga nilai aset mereka dijual semua pun tak cukup untuk membayarkan beban yang di tanggung perusahaan karena selain petani kemungkinan besar mereka juga terhutang di Bank tertentu," kata Sugianto sedikit mengetahui seluk beluk PT SSS ini.

Sugianto juga mengatakan, bahwa sebenarnya kalau perusahaan tersebut di kelolah dengan bagus dan di pimpin oleh tenaga yang handal dibidangnya serta keterbukaan laporan arus kasnya, maka dipastikan hal seperti ini tak terjadi.

"Jadi wajar kalau timbul dugaan ada upaya tindakan tak beres di unsur manajemen berupa memperkaya diri sendiri oleh para petinggi di perusahaan sehingga beban perusahaan tak tertutupi yang berujung perusahaan dalam keadaan tidak sehat atau failid, yang berdampak pada masyarakat petani dan karyawan perusahaan," jelas Sugianto.

Politisi dari PKB ini juga memberikan solusi bagaimana cara atau upaya untuk melakukan penyelamatan perusahaan yang terlilit hutang tersebut maka harus dilakukan upaya pendataan aset sekaligus memeriksa laporan arus kas keuangan perusahaan dari tim eksternal yang dinilai lebih independent, dan tak hanya itu saja merka juga wajib nilai aset yang dimiliki oleh para petinggi perusahaan hal ini diperlukan agar tidak terjadi kesalapahaman antara manajemen dan petani yang menjadi korban sebab mereka juga harus tau penyebabnya kenapa perusahaan yang sebelumnya sehat tiba-tiba sekarang mengalami kesulitan keuangan.

"Nanti pasti ketemu siapa saja yang terlibat di dalamnya kalau ada indikasi terjadi kecurangan disana, dan kalau disebabkan oleh faktor lain juga setidaknya masyarakat tau dan terima kalau memang benar, maka dari itu pemda harusnya bersabar untuk melakukan take over sebab bisa saja upaya take over tersebut memang yang di inginkan oleh para manajemen dengan begitu mereka akan selamat dari jeratan hukum kalau adanya dugaan mereka secara berjemaah untuk memperkaya diri sendiri dengan mengkaut uang perusahaan itu tidak dilakukan audit kepada mereka," tandasnya.(**)

riauterkini.com
 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Ekonomi

Tindakan Nyata Kendalikan Inflasi dan Pemenuhan kebutuhan Sembako, Bupati Kampar Buka Pasar Murah di Kecamatan Bangkinang Kota

Senin, 20 Juli 2026 - 15:00:00 WIB

Radarpekanbaru – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos..

Ekonomi

Sambut Hari Raya Idul Adha, PT Musim Mas Salurkan Hewan Qurban di Desa Sekitar Perusahaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:00:00 WIB

Radarpekanbaru.com – PT Musim Mas kembali menunjuk.

Ekonomi

Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:58:35 WIB

JAKARTA — Perempuan muda asal Riau, , sukses mencuri perhatian di ajang nasion.

Ekonomi

Bupati Pelalawan Desak Penanganan Cepat Kelangkaan BBM di Pangkalan Kerinci

Jumat, 01 Mei 2026 - 17:00:00 WIB

Radarpekanbaru.com - Bupati Pelalawan, Zukri Misran,.

Ekonomi

BBM Langka, Ketua DPRD kabupaten Pelalawan Siap Panggil Pertamina, Pertamina Umumkan Stok BBM Riau Aman

Sabtu, 02 Mei 2026 - 20:00:00 WIB

Radarpekanbaru.com - Kelangkaan BBM di Riau kian par.

Ekonomi

Dari Wisata ke Harapan: Z-Park Kerinci Skyland Hidupkan Asa 420 Mustahik

Jumat, 17 April 2026 - 10:00:00 WIB

Radarpekanbaru.com – Di sudut Pangkalan Kerinci, s.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Momen Kapolda Riau Dampingi Putra Ferdy Sambo Usai Dilantik Jadi Perwira Polri
23 Juli 2026
Islam Memandang Pelestarian Alam sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Manusia
23 Juli 2026
PUPR Pekanbaru Gesa Normalisasi Drainase Awal Bross, Genangan Ditargetkan Berkurang
23 Juli 2026
Pekan Ini Ketua RT/RW Terpilih di Pekanbaru Mulai Dilantik
23 Juli 2026
Nanik Mundur, Sudaryono Dikabarkan Dilantik Jadi Kepala BGN Siang Ini
23 Juli 2026
Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Vital Iran
23 Juli 2026
Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Riau Segera Bentuk Dewan K3
22 Juli 2026
Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bersinergi Tangani Persoalan Banjir di Jalan Sudirman
22 Juli 2026
Pelajaran dari Kekeringan Tujuh Tahun pada Masa Nabi Yusuf dalam Alquran
22 Juli 2026
Prabowo ke Perwira TNI-Polri: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
22 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Momen Kapolda Riau Dampingi Putra Ferdy Sambo Usai Dilantik Jadi Perwira Polri
  • 2 Islam Memandang Pelestarian Alam sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Manusia
  • 3 PUPR Pekanbaru Gesa Normalisasi Drainase Awal Bross, Genangan Ditargetkan Berkurang
  • 4 Pekan Ini Ketua RT/RW Terpilih di Pekanbaru Mulai Dilantik
  • 5 Nanik Mundur, Sudaryono Dikabarkan Dilantik Jadi Kepala BGN Siang Ini
  • 6 Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Vital Iran
  • 7 Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Riau Segera Bentuk Dewan K3

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com