Mayat Membusuk di Tampan-Pekanbaru Ternyata Sri Vivi Sulastri Mahasiswi Asal Kampar Timur
RADARPEKANBARU.COM-Mayat berjenis kelamin perempuan yang ditemukan membusuk di semak belukar di Jalan Jati Mandiri, Gg Pribadi RT 3 RW 16 Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan pada Jum'at (03/07/15) sore lalu akhirnya teridentifikasi. Jenazah wanita malang tersebut ternyata seorang mahasiswi bernama Sri Vivi Sulastri, warga Jalan Dahlia 7, Kampar Timur, Kabupaten Kampar.
"Sudah diketahui (identitasnya). Kasus temuan mayat ini sudah dilimpahkan ke kita (Satreskrim Polresta Pekanbaru). Jenazahnya juga sudah dipindahkan dari RSUD Arifin Achmad ke RS Bhayangkara," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Hariwiyawan Harun kepada wartawan, Sabtu (04/07/15).
Hari menuturkan, melalui penyelidikan, pihaknya telah melakukan upaya mencari identitas mayat tersebut dengan menggunakan peralatan Mambis dan pengenalan identitas melalui sidik jari. Dari situlah diketahui bahwa mayat yang bersangkutan bernama Sri Vivi Sulastri, alamat Jalan Dahlia 7, Kampar Timur. Tanggal lahir, 09-05-1995, pekerjaan mahasiswi.
"Kita masih selidiki penyebab kematian korban. Saat pertama kali ditemukan, mayat korban masih mengenakan celana jeans panjang warna biru, baju warna hitam lengan panjang tergulung ke atas dan memakai BH warna ungu. Kondisinya membusuk, wajah dimakan ulat dan badan sudah membengkak," paparnya.
Sebelumnya, hanya hitungan jam sebelum berbuka puasa, warga Jalan Jati Mandiri, Gg Pribadi RT 3 RW 16 Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan geger dengan penemuan mengejutkan sesosok mayat di semak belukar yang berada di TKP. Mayat berjenis kelamin perempuan yang belum diketahui identitasnya itu sudah dalam kondisi membusuk, Jum'at (03/07/15) pukul 17.00 WIB sore.
Mayat wanita malang itu sendiri pertama kali ditemukan oleh Suyono (48) ketika hendak pulang ke kediamannya di Gg Pribadi. Namun belum lagi sampai ke rumah, ia kemudian mencium aroma tak sedap di semak belukar yang ada disekitar lokasi. Curiga dengan bau busuk menyengat yang diciumnya, Suyono pun lalu masuk ke semak belukar mencari sumber bau tersebut. Benar saja, baru beberapa langkah berjalan mencari, pria paruh baya itu langsung menemukan sesosok tubuh manusia tak bernyawa di dalam semak yang tak jauh dari rumahnya.(alam/rtc)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








