PILIHAN +INDEKS
Menelusuri Jejak Korupsi Pada Proyek Eskalator Gedung DPRD Riau Dimasa Zulkadir
Penampakan Proyek Sebelum dilenyapkan (Dok.Radar Pekanbaru)
RADARPEKANBARU.COM,-Proyek pemasangan eskalator atau tangga berjalan di gedung DPRD Riau lenyap tanpa pertanggungjawaban yang jelas.
Beredar kabar sebelumnya Komisi A hentikan proyek atas permintaan mantan Gubri Annas Maamun untuk menghentikannya.
Berdasarkan permintaan gubernur Riau saat itu, akhirnya Komisi A DPRD Riau membatalkan kelanjutan proyek pembangunan eskalator yang berada tepat di dekat tangga bagian depan Gedung DPRD Riau.
"Tadi dalam hearing, salah satu poin yang disepakati dan diputuskan yakni, pembatalan kelanjutan proyek pembangunan eskalator di gedung dewan ini," kata Ilyas Labay, Ketua Komisi A DPRD Riau usai hearing dengan Sekretariat DPRD Riau, Senin (12/05/14) tahun lalu.
Menurut politisi Golkar ini, beberapa waktu yang lalu, gubernur Riau menyempatkan diri untuk mengunjungi Gedung DPRD Riau dan sempat mempertanyakan urgensi pembangunan eskalator tersebut ke pimpinan DPRD Riau.
"Saat gubernur datang ke Gedung DPRD Riau dan bertemu dengan jajaran anggota DPRD Riau, gubernur sempat mempertanyakan manfaat atau urgensi eskalator itu. Beliau minta kelanjutan pembangunnya di batalkan, karena menghabiskan anggaran saja," ungkapnya.
Namun patut dipertanyakan proyek pembangunan eskalator ini menelan biaya sekitar Rp3 miliar dan sudah dianggarkan dalam APBD tahun 2013. Padahal saat itu, realisasi fisik pengerjaannya sudah mencapai 30 persen.
"Zulkadir sebagai mantan sekwan DPRD Riau harus bisa menjelaskan ke publik, apa sebenarnya yang terjadi, berapa anggaran negara yang sudah dihabiskan",kata Roni Edward aktivis anti Korupsi dari Kaukus Global Transparansi.
Jika anda berkunjung ke DPRD Riau,sekarang jejak-jejak pembangunan proyek sudah lenyap dari mata memandang, seolah tidak pernah terjadi sesuatu.(radarpku/alam)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








