PILIHAN +INDEKS
Astaqfirullah, Pimpinan Pesantren Sodomi Lima Santri
Ilustrasi
Aceh Utara, (radarpekanbaru.com)- Apa yang dilakukan seorang ustaz ini sungguh keterlaluan. Bukannya menjadi guru dan panutan, ia justru merusak masa depan santrinya. Kini ustaz yang mengajar mengaji di salah satu pesantren, kawasan Seunuddon menjadi buruan polisi.
Pasalnya, ia dituding telah menjadi pelaku tunggal aksi sodomi, terhadap lima orang santrinya. Dalih si pendidik agama tersebut, ingin mentransfer kepintaran kepada korban-korbannya. Para ABG lugu itu hanya bisa pasrah, saat tubuhnya digauli sang guru.
Menurut sumber Metro Aceh (Riau Pos Group), AF (30) kabur dari pesantren setelah perbuatan mesumnya terbongkar. Bahkan korban kebejatan ustaz cabul itu diduga lebih dari 5 orang, diantaranya masih setingkat SMP.
Diketahui juga sosok AF merupakan seorang ustaz sekaligus pimpinan, di sebuah pesantren di Seunuddon. Modus dilakukan sang ustaz yakni merayu muridnya dengan cara sederhana, bahwa korban akan pintar seperti dirinya bila mau tidur bersama.
Bocornya aksi memalukan itu bermula saat ada seseorang yang memuji AF, dan dia dianggap piawai dalam mencegah kemaksiatan. Tapi pujian itu justru diolok-olok oleh seorang remaja, yang tak lain adalah mantan murid ustaz dan juga jadi korban. Isu tak sedap itu berhembus cepat, hingga-hingga korban lainnya pun angkat bicara. Dan kasus ini-pun bergulir ke polisi.
Sementara Kapolsek Seunuddon, AKP Mardan P yang dimintai keterangan koran ini membenarkan kejadian tersebut. Bahkan, pihaknya sudah memintai keterangan dari 5 orang korban. Sedangkan pelakunya sudah kabur.
"Benar adanya dugaan sodomi, dan pihak kita telah memintai keterangan 5 orang korban yakni mantan santri di pesantren tersebut. Sedangkan, yang membuat laporan resmi hanya orang tua salah satu korban sodomi. Untuk sementara perkara masih dalam penyelidikan pihak kita," kata kapolsek.
Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, kasus dugaan sodomi ini terakhir terjadi dalam sebulan terakhir. "Kita minta kepada pelaku agar menyerahkan diri saja. Sebab, kemana-pun melarikan diri, tetap akan ditemukan juga," tandas Kapolsek.(rpg)
Editor : Alamsah
Pasalnya, ia dituding telah menjadi pelaku tunggal aksi sodomi, terhadap lima orang santrinya. Dalih si pendidik agama tersebut, ingin mentransfer kepintaran kepada korban-korbannya. Para ABG lugu itu hanya bisa pasrah, saat tubuhnya digauli sang guru.
Menurut sumber Metro Aceh (Riau Pos Group), AF (30) kabur dari pesantren setelah perbuatan mesumnya terbongkar. Bahkan korban kebejatan ustaz cabul itu diduga lebih dari 5 orang, diantaranya masih setingkat SMP.
Diketahui juga sosok AF merupakan seorang ustaz sekaligus pimpinan, di sebuah pesantren di Seunuddon. Modus dilakukan sang ustaz yakni merayu muridnya dengan cara sederhana, bahwa korban akan pintar seperti dirinya bila mau tidur bersama.
Bocornya aksi memalukan itu bermula saat ada seseorang yang memuji AF, dan dia dianggap piawai dalam mencegah kemaksiatan. Tapi pujian itu justru diolok-olok oleh seorang remaja, yang tak lain adalah mantan murid ustaz dan juga jadi korban. Isu tak sedap itu berhembus cepat, hingga-hingga korban lainnya pun angkat bicara. Dan kasus ini-pun bergulir ke polisi.
Sementara Kapolsek Seunuddon, AKP Mardan P yang dimintai keterangan koran ini membenarkan kejadian tersebut. Bahkan, pihaknya sudah memintai keterangan dari 5 orang korban. Sedangkan pelakunya sudah kabur.
"Benar adanya dugaan sodomi, dan pihak kita telah memintai keterangan 5 orang korban yakni mantan santri di pesantren tersebut. Sedangkan, yang membuat laporan resmi hanya orang tua salah satu korban sodomi. Untuk sementara perkara masih dalam penyelidikan pihak kita," kata kapolsek.
Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, kasus dugaan sodomi ini terakhir terjadi dalam sebulan terakhir. "Kita minta kepada pelaku agar menyerahkan diri saja. Sebab, kemana-pun melarikan diri, tetap akan ditemukan juga," tandas Kapolsek.(rpg)
Editor : Alamsah
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








