Pak Kapolres Pelalawan Tolong Tindak Pelaku Langsir BBM Subsidi ini, Sering Angkut Biosolar Dalam Jumlah Besar !
RADARPEKANBARU.COM-Meski sanksi pidana nya sudah sangat jelas, namun pelanggaran terhadap 'Permainan' BBM subsidi masih sering terjadi. Terpantau wartawan mobil Pick Up Colt L300 bermuatan Baby Tank yang ditutup terpal, diduga berisi BBM Subsidi melintas di jalan lintas timur Pangkalan Lesung mengarah ke Pangkalan Kerinci, dengan kecepatan mobil agak lambat. Tepatnya di KM 40, Jl. Lintas Pangkalan Lesung, Kab. Pelalawan, Riau, Rabu (10/1).
Saat ditanya wartawan, supir mobil Irfan mengaku bahwa mobil Pick Up L300 dengan Nopol BM 8758 yang dikemudikan nya mengangkut BBM subsidi jenis Biosolar sebanyak 1 Ton (1000 Liter) yang diambil dari salah satu SPBU di Pelalawan dan hendak dibawa ke Bukit Kesuma.
Ditanya siapa pemiliknya, Irfan mengatakan itu milik Siburian. Dan saat itu juga, Irfan disuruh kembali lagi ke arah Simpang Pulai ukui untuk memindahkan BBM Biosolar yang didalam babytank yang diangkutnya.
Wartawan berupaya mengikuti mobil yang dikemudikan Irfan tersebut, hingga parkir di pinggir Jl. Lintas sebelum SPBU Pulai. Terlihat menunggu seseorang, saat ditanya wartawan ia mengaku menunggu untuk memindahkan Biosolar yang di dalam Baby Tank ke jerigen-jerigen yang sedang dibawa oleh bos mereka (Burian-red). Setelah kosong, dengan leluasa mereka bisa melangsir lagi dari SPBU SPBU yang menjual BBM Subsidi dalam jumlah besar.
Harapan besar kepada Bapak Kapolres Pelalawan dan jajaran, tolong tindak tegas pelaku pelangsir BBM Subsidi jenis Biosalolar tersebut. Jelas tindakan ilegal itu melawan hukum dan merugikan masyarakat serta Negara. Tindakan tersebut tidak dibenarkan dan berpotensi menimbulkan inflasi terhadap kebutuhan harga barang jika terjadi kelangkaan Biosolar di Pelalawan.
Dalam Undang-undang No 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi dalam pasal 53 butir b. Pengangkutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 tanpa Izin Usaha Pengangkutan dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan denda paling tinggi Rp40.000.000.000,00 (empat puluh miliar rupiah).
Hingga berita ini ditayangkan, Burian yang dikonfirmasi wartawan memilih bungkam. (Tim)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








