• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2903 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2868 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2859 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2856 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2848 Kali

  • Home
  • Nasional

Lonjakan Covid-19 dan Rencana Belajar Tatap Muka yang Kian Dekat

Redaksi Radarpku

Selasa, 08 Juni 2021 10:50:33 WIB
Cetak
Lonjakan Covid-19 dan Rencana Belajar Tatap Muka yang Kian Dekat

RADARPEKANBARU.COM - Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim ingin menggelar kegiatan sekolah tatap muka pada Juli 2021 mendatang meski pandemi belum mereda. Rencana ini sudah sejak lama dia sampaikan. Tak disangka. Beberapa bulan jelang belajar tatap muka dilaksanakan sejumlah daerah mengalami lonjakan kasus positif COVID-19. Bahkan, di beberapa daerah yang lebih dulu menggelar sekolah tatap muka malah menjadi klaster penularan virus corona.

Kasus positif Covid-19 di Indonesia mengalami penambahan sebanyak 6.993 dari data Minggu (6/6) kemarin. Pada hari itu, lima daerah menunjukkan kasus positif Covid-19 tertinggi yakni Jawa Barat 1.790, Jawa Tengah 1.451, DKI Jakarta 1.197, Riau 313 dan Jawa Timur 301. Kondisi ini membuat banyak kepala daerah belum bisa memutuskan tetap melaksanakan belajar tatap muka atau kembali menunda. Padahal rencana belajar tatap muka sudah di depan mata.

Menkes Ingatkan Rencana Belajar Tatap Ekstra Hati-hati

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, juga memberikan perhatian serius untuk rencana belajar tatap muka. Apalagi setelah mengetahui adanya klaster besar di Kudus dan Bangkalan. Salah satu langkah yang dia pilih adalah mengubah jumlah pelajar yang masuk dari 50 persen, kini hanya diperbolehkan 25 persen.

"Bapak Presiden meminta pendidikan tatap muka haris dijalankan dengan ekstra hati-hati. Tatap muka terbatas pertama hanya maksimal 25 persen murid, tidak boleh lebih dari dua hari seminggu," kata Budi dalam keterangan pers virtual, Senin (7/6). Selain itu, ia mengingatkan pembelajaran hanya maksimal hanya dua jam dan hanya dua kali seminggu. "Setiap hari maksimal hanya dua jam," ucapnya.

Menkes juga mengingatkan seluruh guru harus sudah divaksin sebelum pembelajaran tatap muka dilaksanakan. "Pendidikan tatap muka terbatas. Semua guru harus selesai vaksin sebelum dimulai tatap muka," tandasnya

Kehatian-hatian Ekstra Jelang Belajar Tatap Muka

Pengamat Pendidikan, Doni Koesoema, mengatakan jangan memaksakan diri untuk tetap melakukan pembelajaran tatap muka. Terlebih masih tingginya kasus Covid-19 di beberapa daerah. Ia menilai ada baiknya rencana itu hanya dilakukan di daerah zona hijau. "Karena itu, PTM hanya aman dilakukan bila kabupaten atau kota itu aman. Aman artinya zona hijau atau kuning. Jangan memaksakan membuka sekolah di zona merah karena akan menambah potensi penyebaran," katanya kepada merdeka.com, Senin (7/6).

Doni meminta pembelajaran tatap muka untuk dipertimbangkan kembali, terlebih pada daerah-daerah yang masuk dalam zona merah. Ia mencontohkan, saat ini Jepang kembali menutup sekolah karena timbul klaster sekolah. Ditambah saat ini mutasi Covid-19 lebih mudah menyebar dan juga menyerang anak-anak.

"Jadi sebaiknya PTM dipertimbangkan kembali. Jadi lebih baik bersabar daripada siswa menjadi korban," kata Doni. Katanya, jika pembelajaran tatap muka tetap berlaku fasilitas kesehatan dan sarana utama prokes tetap harus diutamakan. Bahkan orang tua punya hak untuk mengizinkan anaknya ke sekolah atau tidak.

"Hak orang tua untuk tidak mengizinkan anak ke sekolah juga harus dihargai dan hak pendidikan anak tetap disediakan oleh sekolah," ujarnya. Sementara itu, Ahli epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono memberikan beberapa saran jika sekolah tatap muka diberlakukan. Di antaranya, sekolah tatap muka tidak perlu dilakukan setiap hari.

"Jadi mikirnya itu bukan mikir sekolah seperti dulu yang setiap hari tatap muka sekarang harus kombinasi antara tatap muka dan jarak jauh daring. Jangan dipaksakan dan setiap kali pertemuan jangan lebih dari 2 jam lah jadi setiap pertemuannya direncanakan dengan baik," kata Pandu. Ia juga meminta kepada sekolah-sekolah untuk tidak memaksakan diri untuk belajar tatap muka. Misalkan di sekolahnya masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19 lebih baik untuk ditunda.

"Kalau itu memungkinkan silakan, kalau enggak memungkinkan tunda dan enggak semua harus dilakukan misal ada wilayah tertentu sudah bisa wilayah lain belum bisa jangan jadi target. jangan disamaratakan itu yang menjadi bencana jadi semua ngejar target," tuturnya.(mrdk)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:20:26 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Kejaksaan Agung (Kejagung) meng.

Nasional

Langkah Polri Usut Korupsi Batu Bara jadi Oase di Tengah Keraguan Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:23:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - katan Keluarga Alumni (IKA) BEM.

Nasional

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 - 08:31:14 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Menhut Raja Juli Seharusnya Lapor Gratifikasi saat Terima Amplop, Bukan Dikembalikan ke Pemberi

Rabu, 08 Juli 2026 - 09:42:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Sejumlah Titik Di Kuansing Digeledah KPK, Lokasi Masih Dirahasiakan

Selasa, 07 Juli 2026 - 09:15:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.

Nasional

Menhut Raja Juli Dikaitkan dengan Kasus Bupati Kuansing, PSI Riau Bilang Begini

Sabtu, 04 Juli 2026 - 09:50:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Nama Menteri Kehutanan sekaligu.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemprov Riau dan Kementerian ATR/BPN Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah Ulayat
11 Juli 2026
Petani Sawit Riau Soroti Laba Agrinas Rp27,9 Miliar, Minta KPK Lakukan Pemeriksaan
11 Juli 2026
Pemko Pekanbaru Tragetkan Cek Kesehatan Gratis Seluruh Kampus
11 Juli 2026
Teguran Nabi Isa kepada Ahli Ibadah yang Enggan Bekerja Mencari Nafkah
11 Juli 2026
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus
11 Juli 2026
Iran Siap Balas Setiap Serangan Amerika Serikat
11 Juli 2026
SPS Riau Dorong Islah Konflik Riau Pos Group dan Rida K Liamsi, Minta Sengketa Diakhiri Lewat Dialog
11 Juli 2026
Kerugian Korupsi CSR PT SPRH Lebih Rp13 Miliar, Polda Riau segera Tetapkan Tersangka
10 Juli 2026
Kesbangpol Riau: 12 Kabupaten/Kota Telah Lampaui Target Responden IHaI 2026
10 Juli 2026
JPU KPK Tuntut Arief Setiawan 5,5 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Abdul Wahid
10 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pemprov Riau dan Kementerian ATR/BPN Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah Ulayat
  • 2 Petani Sawit Riau Soroti Laba Agrinas Rp27,9 Miliar, Minta KPK Lakukan Pemeriksaan
  • 3 Pemko Pekanbaru Tragetkan Cek Kesehatan Gratis Seluruh Kampus
  • 4 Teguran Nabi Isa kepada Ahli Ibadah yang Enggan Bekerja Mencari Nafkah
  • 5 Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus
  • 6 Iran Siap Balas Setiap Serangan Amerika Serikat
  • 7 SPS Riau Dorong Islah Konflik Riau Pos Group dan Rida K Liamsi, Minta Sengketa Diakhiri Lewat Dialog

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com