• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2518 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2457 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2485 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2459 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2465 Kali

  • Home
  • Hukrim

Anggaran program K2i, membengkak dari Rp1,7 triliun menjadi Rp2,3 triliun

Suhardiman Amby : DPRD Riau Akan Gunakan Hak Interpelasi Terkait Gagalnya Kebun K2i

Redaksi Radarpku

Selasa, 16 September 2014 12:18:01 WIB
Cetak
Suhardiman Amby : DPRD Riau Akan Gunakan Hak Interpelasi Terkait Gagalnya Kebun K2i
Gedung DPRD Riau  Jln. Jenderal Sudirman No. 719, Pekanbaru, Riau, Indonesia.
Siaran pers Kepala Dinas Perkebunan Riau H Zulher MS (Riau Pos, 5 Mei 2012) disebutkan, kebun kelapa sawit yang sudah siap langsung diserahkan kepada petani penerima, merupakan pembohongan publik.

radarpekanbaru.com

Anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi Gabungan Nasdem Hanura Suhardiman Amby Mengaku akan menggalang dukungan di DPRD Riau untuk melakukan Hak Interpelasi terkait kegagalan dan adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program 'Kemiskinan Kebodohan dan Infrastruktur' atau yang lebih dikenal dengan istilah K2i. Hak Interpelasi adalah hak DPR/DPRD untuk meminta keterangan kepada pemerintah mengenai kebijakan pemerintah yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara. (Penjelasan Pasal 27A, UU no 22 tahun 2003).


Program K2i (Kemiskinan Kebodohan dan Infrastruktur) yang dibiayai melalui APBD Pemprov Riau, dilaksanakan dengan sitim tahun jamak 2004-2008 biaya yang dialokasikan sebesar Rp2,3 triliun lebih, tujuan untuk mensejahterakan rakyat miskin.Namun Belakangan terjadi dugaan penyimpangan oleh pihak terkait sehingga program ini gagal total dan dan memberikan dampak kerugian keuangan daerah yang sangat besar.

Demikian disampaikan Suhardiman Amby kepada radarpekanbaru.com saat ditemui di gedung rakyat DPRD Riau Jalan sudirman,pekanbaru, senin (15/9).

Menurut suhardiman salah satu program yang masuk dalam K2i yang seharusnya langsung menyentuh rakyat miskin adalah pengembangan dan pembangunan usaha perkebunan K2i biaya yang dialokasikan untuk sektor usaha perkebunan sawit sebesar Rp217 miliar lebih, dengan luas lahan seluas 10.200 hektar.

"Sekarang keberadaan kebun ini tak jelas, proyek usaha perkebunan K2i ini menimbulkan tanda tanya dikalangan masyarakat, yang hingga saat ini belum terjawab. Terkesan, usaha perkebunan program K2i sebagai proyek akal-akalan oknum petinggi Pemprov Riau untuk menggerogoti uang negara." kata suhardiman.

"saya sekarang dengan kawan-kawan di DPRD Riau sedang menggalang dukungan agar masalah ini di usut sampai tuntas untuk mengurai benang kusut, bisa saja nanti DPRD Riau akan memanggil Zulher kadis perkebunan terlebih dahulu untuk dimintai penjalasannya terkait kebun K2i." tambahnya.

Dikutip dari berbagai sumber diketahui Usaha perkebunan proyek K2i ini terhenti, diindikasikan terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan. Diinformasikan BPKP (Badan Pemeriksan Keuangan dan Pembangunan) Perwakilan Pekanbaru sedang melakukan proses evaluasi terhadap kelanjutan kebun kelapa sawit K2i tersebut.

Untuk mengetahui lebih jelas mandeknya pembangunan usaha perkebunan kelapa sawit K2i ,dilakukan penelusuran kebeberapa daerah terkait usaha perkebunan yang masuk dalam program K2i.

Antara lain Desa Sepahat, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, dan Desa Bantaian Kecamatan Batu Hampar, Rokan Hilir. Pantauan di lapangan pembangunan kebun kelapa sawit program K2i, di dua kabupaten ini gagal.Kegagalan pembukaan usaha perkebunan kelapa sawit program K2i tersebut, telah diupayakan konfirmasi ke BPKP sampai sejauhmana BPKP melakukan evaluasi terkait lanjutan kebun sawit K2i tersebut.

Namun tidak berhasil, para petinggi BPKP Pekanbaru tertutup, tidak satupun bersedia dikonfirmasi. Masing-masing staf BPKP saling lempar,ada kesan BPKP Perwakilan Pekanbaru menutup-nutupi gagalnya pelaksanaan pembangunan kebun kelapa sawit K2i. Selain itu beredar kabar, tahun 2006 lalu, sejumlah pejabat Pemprov Riau pernah menjadi terperiksa oleh Kejaksaan Agung dan KPK, dalam kaitan kasus dugaan penyimpangan pelaksanaan program K2i tersebut.

Pemeriksaan tersebut disinyalir terkait dugaan penggelembungan biaya  program K2i. Namun, hasil pemeriksaan dua institusi tersebut raib, begitu saja tanpa ada tindak lanjut, bagaikan ditelan bumi.

Kendati sejumlah petinggi Pemprov Riau telah menjadi terperiksa, dalam penggunaan dana program K2i yang dibiayai melalui APBD Provinsi Riau, tidak menyurutkan para petinggi Pemprov Riau dan para elit politik yang duduk di DPRD Riau untuk melanjutkan pembangunan program K2i tersebut dengan melakukan revisi perda No.2 tahun 2006.

Diinformasikan, anggaran program K2i, membengkak dari Rp1,7 triliun menjadi Rp2,3 triliun.

Terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan kebun sawit K2I yang digagas Gubernur Riau Rusli Zainal melalui Dinas Perkebunan Pemprov Riau Dinas PU Prov Riau, hingga saat ini proses evaluasi oleh BPKP Pekanbaru belum ada kejelasan. Anehnya kelanjutan pembangunan kebun kelapa sawit program K2i, yang belum siap oleh Pemprov Riau meminta agar dilanjutkan pemerintah kabupaten.

Anehnya, kegagalan pembangunan kebun kelapa sawit program K2i, disinyalir Dinas Perkebunan Riau mencatut keberhasilan kebun sawit rakyat yang berlokasi di Simpang Pemburu Desa Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih yang dibiayai melalui APBD murni Rokan Hilir tahun 2008 lalu, seakan-akan kebun kelapa sawit rakyat Rohil, yang dibangun Pemkab Rohil, gawenya Pemprov Riau.

Pembangunan usaha perkebunan kelapa sawit K2I terletak di enam kabupaten di Riau. Masing-masing Kebupaten Inhu, Inhil, Kuansing, Kampar, Rokan Hilir dan Bengkalis. Kontrak kebun kelapa sawit K2I ini,  berlaku sampai 31 Desemnber 2010. Namun Perdanya berlaku sampai 2013.

Siaran pers Kepala Dinas Perkebunan Riau H Zulher MS (Riau Pos, 5 Mei 2012) disebutkan, kebun kelapa sawit yang sudah siap langsung diserahkan kepada petani penerima, merupakan pembohongan publik.

Diinformasikan hingga saat ini, masyarakat Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Bengkalis belum menerima kebun kelapa sawit K2i tersebut, sebagaimana yang dinyatakan Zulher dalam siaran pers tersebut, karena kebun sawit program K2i di dua kabupaten ini gagal.(ramli)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru

Rabu, 22 April 2026 - 23:06:20 WIB

PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.

Hukrim

287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar

Rabu, 08 April 2026 - 16:30:00 WIB

Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.

Hukrim

Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata

Ahad, 01 Februari 2026 - 19:00:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.

Hukrim

Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:58:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.

Hukrim

Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum

Sabtu, 05 Juli 2025 - 21:50:31 WIB

KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.

Hukrim

Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus

Kamis, 05 Juni 2025 - 22:11:19 WIB

KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
3 Sekolah Rakyat di Riau Sudah Tampung 225 Murid, Tahun Ini Tambah 1 Sekolah Baru
17 Juni 2026
Luasan Karhutla di Riau Capai 15.220,34 Hektare
17 Juni 2026
31 SMAN di Riau Sudah Kembalikan Mark-up Seragam Sekolah
17 Juni 2026
Mengenal 3 Jenis Hijrah
17 Juni 2026
Program MBG Perlu Dimoratorium dan Jangan Ragu Pemerintah Minta Maaf
17 Juni 2026
Trump Tegur Israel karena Terus Menggempur Lebanon
17 Juni 2026
Targetkan Rp250 Ribu Sehari, Ini Motif Pasutri Eksploitasi Anak di Lampu Merah Pangkalan Kerinci
15 Juni 2026
Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa
15 Juni 2026
BGN Bantah Isu Prabowo Terima Keuntungan dari Program MBG
15 Juni 2026
Jangan Bandingkan Hidupmu dengan Orang Lain
15 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 3 Sekolah Rakyat di Riau Sudah Tampung 225 Murid, Tahun Ini Tambah 1 Sekolah Baru
  • 2 Luasan Karhutla di Riau Capai 15.220,34 Hektare
  • 3 31 SMAN di Riau Sudah Kembalikan Mark-up Seragam Sekolah
  • 4 Mengenal 3 Jenis Hijrah
  • 5 Program MBG Perlu Dimoratorium dan Jangan Ragu Pemerintah Minta Maaf
  • 6 Trump Tegur Israel karena Terus Menggempur Lebanon
  • 7 Targetkan Rp250 Ribu Sehari, Ini Motif Pasutri Eksploitasi Anak di Lampu Merah Pangkalan Kerinci

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com