Uang SPP Sekolah Swasta Tetap Dipungut, Ini Kata Plt Kadisdik Riau

Sabtu, 18 April 2020

RADARPEKANBARU.COM - Nasib anak didik ditengah wabah Corona virus disease 2019 (Covid-19) atau yang dikenal sebagai virus Corona, berdampak. Seluruh anak didik sekolah negeri dan suwasta diliburkan dan harus belajar dari rumah, dengan para pelajaran yang diberikan para gurunya. Sementara uang SPP atau sejenisnya, tetap dipungut pihak pengelola sekolah suwasta. 

Dengan wabah covid-19 ini, tentunya tidak terdampak pada anak didik saja, tetapi berdampak pada seluruh nya, termasuk perekonomian masyarakat yang turun. Dengan turunnya perekonomian, tentunya para orang tua atau wali murid merasa keberatan dengan adanya pungutan uang SPP tersebut dan memohon adanya keringanan, agar anak didiknya bisa terus belajar. 

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau Kaharudin kepada riauterkini.com, bahwa pihaknya segera melayangkan surat kepada seluruh sekolah suwasta ditingkat SMA/SMK sederajat untuk memberikan keringanan bagi orang tua murid untuk dapat melunasi uang pungutan tersebut. 

"Untuk PPDB, Disdik Prov Riau sedang membuat surat himbauan kepada sekolah swasta, agar memberi kemudahan kepada orang tua untuk melunasi pungutan PPDB (uang pemb atau apapun namanya) secara mencicil," ujar Plt Kadisdik Kaharudin kepada riauterkini.com.

Selain itu ia juga menjelaskan bahwa, apabila ada orang tua atau wali murid yang merasa keberatan dengan adanya pungutan tersebut, dapat berkoordinasi dengan MKKS SMA/SMK swasta.

"untuk pungutan apapun yang dilakukan pihak sekolah swasta tidak ada regulasi bagi Disdik Prov Riau, untuk melarang hal itu. Jika orang tua merasa keberatan, sebaiknya berkoordinasi dengan MKKS SMA/SMK Swasta," ujar Kaharudin lagi.*(rtc)