• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3601 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3589 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3560 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3646 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3576 Kali

  • Home
  • Internasional

Bentrok dengan Demonstran, Polisi Hong Kong Tembakkan Gas Air Mata

Redaksi Radarpku

Senin, 29 Juli 2019 09:48:36 WIB
Cetak
Bentrok dengan Demonstran, Polisi Hong Kong Tembakkan Gas Air Mata

HONG KONG - Hari kedua unjuk rasa yang diwarnai aksi kekerasan antara kepolisian dan demonstran pro-demokrasi berlangsung di Hong Kong. Polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah para demonstran yang berupaya mencapai kantor pemerintah China.

 

Adapun puluhan ribu demonstran telah menduduki jalan-jalan dekat Sai Wan dan Causeway Bay. Dengan memakai helm dan kaca mata pelindung, mereka memasang barikade di beberapa lokasi dan meneriakkan "Bebaskan Hong Hong Kong". Unjuk rasa awalnya berlangsung damai dan mendapat izin keramaian dari polisi di sebuah taman di distrik pusat.

 

Alih-alih mematuhi aturan pemusatan massa, para demonstran kemudian bergerak ke arah barat menuju kantor perwakilan pemerintah China di Sai Wan dan menuju timur menuju kawasan perbelanjaan Causeway Bay. Ratusan polisi lantas dikerahkan guna menghadang para pengunjuk rasa sehingga mereka tidak bisa mencapai kantor perwakilan pemerintah China.

 

Sekeliling gedung telah dibentengi dengan barikade plastik dan lambang pemerintah China di atas pintu depan telah ditutup dengan tameng plastik, sebagaimana dilaporkan kantor berita Reuters. Minggu (28/07) lalu, kantor tersebut disasar oleh sejumlah demonstran yang mencorat-coret dan melemparkan cat ke tembok gedung. Para pejabat China mengatakan aksi itu adalah penentangan terhadap kewenangan Beijing dan tidak akan ditoleransi.

 

Bagaimana bisa jadi begini?

Rangkaian demonstrasi dimulai ketika pemerintah Hong Kong mencuatkan rancangan undang-undang yang memungkinkan seorang tersangka di Hong kong, Taiwan, dan Makau diekstradisi ke China daratan. Langkah ini memicu demonstrasi besar-besaran dari berbagai kalangan yang risau bahwa RUU itu akan mengikis kebebasan Hong Kong dan bisa digunakan untuk menyasar pegiat politik.

 

Unjuk rasa berkembang menjadi pertikaian setelah polisi dituduh melakukan aksi represif terhadap para demonstran penentang RUU Ekstradisi. Ketegangan meningkat tatkala sejumlah orang yang diduga anggota triad menyerbu stasiun kereta Yuen Long dan memukuli demonstran, pejalan kaki, dan wartawan.

 

Para demonstran menuduh polisi berkolusi dengan triad, klaim yang dibantah mentah-mentah oleh polisi. Aparat mengatakan telah menangkap 12 orang terkait serangan, termasuk sembilan pria yang diduga punya kaitan dengan triad. Demonstrasi awalnya berlangsung damai dan berkonsentrasi di sebuah taman di distrik pusat. (AFP)
 

Unjuk rasa menentang RUU Ekstradisi seiring waktu berubah menjadi gerakan yang meluas. Para demonstran tak hanya menginginkan RUU Ekstradisi dicabut, tapi juga penyelidikan independen terhadap dugaan kekerasan polisi serta reformasi demokratis. Mereka menghendaki pula pemimpin Hong Kong yang tidak dipilih secara demokratis, Carrie Lam, mengundurkan diri.

 

Sejumlah demonstran juga mengungkapkan kemarahan mereka terhadap pemerintah China daratan, yang dituduh mengikis kebebasan di Hong Kong. Pekan lalu, para demonstran menyerbu kantor pemerintah China dan mencoreng lambang negara. Aparat kini memasang tameng untuk melindungi lambang tersebut. Secara keseluruhan, rangkaian demonstrasi ini telah berlangsung selama delapan pekan.



Apakah militer China bisa turun tangan?

Sebagai mantan koloni Inggris, Hong Kong punya sistem hukum dan peradilan sendiri. Oleh pemerintah China, kawasan itu juga dijanjikan "otonomi luas", kecuali di bidang kebijakan luar negeri dan pertahanan. Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), sebutan bagi militer China, punya sejumlah serdadu yang ditempatkan di Hong Kong, tapi mereka tidak dilibatkan dalam masalah lokal.

 

Akan tetapi, aturan hukum mengizinkan pemerintah Hong Kong meminta bantuan dari PLA guna menegakkan ketertiban umum atau bantuan dalam bencana. Pekan lalu, juru bicara Kementerian Pertahanan China mengecam para demonstran yang merusak kantor-kantor pemerintah. Dia menyebut ada "aturan jelas" yang membolehkan pemimpin Hong Kong meminta bantuan tentara.

 

Pemerintah dan kepolisian Hong Kong menyatakan beberapa pekan lalu mereka tidak ada rencana melibatkan tentara. Beberapa pengamat menilai melibatkan tentara China dalam urusan Hong Kong sangat berisiko secara politik. (dtk)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:24:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:52:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ekspor Minyak Iran Berhenti Total akibat Perang dan Sanksi AS

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:55:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Kibarkan Bendera Perang Ekonomi Besar-besaran terhadap Iran

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:04:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Amerika Serikat.

Internasional

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:40:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

HUT ke-81 RI, AS Ucapkan Selamat dan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:03:26 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
24 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
24 Agustus 2026
Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
24 Agustus 2026
Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
24 Agustus 2026
Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
24 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
24 Agustus 2026
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
23 Agustus 2026
Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
22 Agustus 2026
Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
22 Agustus 2026
Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
22 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
  • 2 Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
  • 3 Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
  • 4 Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
  • 5 Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
  • 6 Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
  • 7 PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com