RADARPEKANBARU.COM - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau merazia enam tempat hiburan malam (THM) di Kota Pekanbaru, Ahad (18/10/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas memeriksa ampel urine pengunjung dan pengelola.
Operasi Sarang Narkoba ini melibatkan personel gabungan dari Subdit I, II, dan III Ditresnarkoba Polda Riau, Biddokkes Polda Riau, Tim Raga Polda Riau, BNNP Riau, TNI, serta Satpol PP.
Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Riau AKBP Edi Munawar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Riau.
Operasi tersebut menindaklanjuti pnrintah Presiden Prabowo Subianto melalui Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto serta arahan Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat dalam memberantas narkoba.
"Operasi ini bertujuan mencari bandar dan pengguna narkotika, khususnya di tempat hiburan malam yang menjadi sasaran kegiatan. Kami juga memberikan imbauan kepada pengunjung dan pengelola agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika," ujar Edi, Ahad malam.
Enam tempat hiburan malam yang menjadi sasaran razia yakni Paragon, Jade Dragon, Dragon, Andrews, Live House, dan Koro-Koro.
Di lokasi tersebut, petugas memeriksa pengunjung, pengelola, serta barang-barang yang dicurigai berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Pemeriksaan urine juga dilakukan terhadap pengunjung dan pengelola yang menjadi sasaran.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 40 sampel urine, petugas tidak menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika.
Selain pemeriksaan, personel gabungan memberikan imbauan mengenai bahaya narkotika. Pengunjung dan pengelola THM juga diajak berperan aktif menjaga lingkungan agar terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Edi menegaskan, Polda Riau akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika melalui kegiatan terpadu bersama instansi terkait.
"Melalui operasi ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga serta tercipta lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba," tutur Edi.(ckc)