Kanal

Dua BUMD Pekanbaru Dinilai Stagnan, Pj Sekda Ingot Ahmad Dorong Peningkatan Kinerja

RADARPEKANBARU.COM - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, mendorong seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meningkatkan capaian kinerja pada tahun 2026. Ia menyoroti kinerja dua perusahaan plat merah yang dinilai masih stagnan sepanjang tahun lalu.

Dua unit usaha yang menjadi perhatian serius adalah PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) dan Perumda Tirta Siak Pekanbaru. Menurut Ingot, kedua BUMD ini harus segera menunjukkan kontribusi nyata bagi pendapatan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui inovasi dan perbaikan manajemen.

"SPP kan cenderung stagnan, karena ada perubahan bisnis inti," jelas Ingot Ahmad Hutasuhut, Senin (26/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa stagnasi pada PT SPP terjadi karena perusahaan tersebut tidak lagi mengelola bus Trans Metro Pekanbaru (TMP). Sebagai gantinya, tahun ini SPP mulai merambah bisnis pengelolaan kawasan kuliner di Taman Labuai City Walk Pekanbaru guna memperkuat kondisi finansial perusahaan.

"Kita sudah melakukan penandatanganan perjanjian sewa dengan SPP, jadi mereka bakal mengelola kawasan kuliner itu selama dua tahun ke depan," ungkapnya.

Selain sektor kuliner, PT SPP juga tengah menggesa pengurusan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di Kawasan Industri Tenayan (KIT). Langkah ini diharapkan menjadi mesin pendapatan baru yang lebih stabil bagi perusahaan daerah tersebut.

Terkait kondisi Perumda Tirta Siak yang dinilai belum sehat, Ingot menyatakan bahwa pemerintah kota telah menyiapkan strategi khusus. Formulasi perbaikan telah disusun untuk menyembuhkan perusahaan pengelola air minum tersebut agar mampu memberikan pelayanan maksimal dan keuntungan bagi daerah.

Di sisi lain, Ingot mengapresiasi kinerja Badan Perkreditan Rakyat (BPR) Pekanbaru yang dinilai menunjukkan tren positif. Ia berharap proses seleksi direktur baru yang tengah berlangsung dapat melahirkan pemimpin yang mampu membawa BPR bertransformasi menjadi bank syariah dengan fokus utama pada pelaku UMKM.(grc)


 

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER