Menurut Ratno Sulistiyanto selaku Direktur Eksekutif Indopol Survei, hasilnya menunjukkan jika Pilkada Kabupaten Kampar dilaksanakan saat survei yakni 5 sampai 9 September, Yuyun Hidayat – Edwin Pratama Putera memimpin dengan perolehan sebesar 28,33 persen.
Disusul pasangan calon Repol – Rahmat Jevary Juniardo sebesar 21,5 persen, ketiga pasangan calon Yusri-Rinto Pramono sebesar 11,33 persen dan terakhir pasangan calon Ahmad Yusar-Misharti sebesaar 6.33 persen.
"Kondisi politik pilkada Kampar bulan September masih dinamis, masih ada 32,0 persen Masyarakat yang belum menentukan pilihannya (undecide voter). Ditambah lagi masih ada waktu sekitar 2 bulan masa kampanye, semua pasangan calon berkesempatan untuk menyampaikan visi dan misi yang terbaik. Faktor ini juga akan merubah pilihan masyarakat nanti di hari H pencoblosan," kata Ratno kepada CAKAPLAH.com, Jumat (4/10/2024).
Ratno menjelaskan berdasarkan hasil survei ini, pertimbangan utama masyarakat Kampar dalam memilih pasangan calon bupati-wakil bupati adalah karena dekat dengan rakyat, sering turun (tatap muka) (33.83 persen).
Kemudian karena pasangan calon memiliki ide dan gagasan dalam membangun wilayah Kabupaten Kampar (22.0 persen), dan karena pasangan calon berpengalaman di pemerintahan atau pernah menjadi anggota dewan perwakilan rakyat/legislatif (5.67 persen) sementara pertimbangan lain dibawah 5 persen.
Survei yang dilakukan di Kabupaten Kampar ini kata Ratno menggunakan metode pengambilan sampel multistage random. Jumlah responden sebanyak 600 orang dengan kriteria responden adalah warga Kampar yang berusia 17 tahun atau yang memiliki hak pilih dalam Pilkada.
"Margin of error sebesar ± 4,0 persen dengan selang kepercayaan sebesar 95%. dan dilakukan quality control secara berlapis, agar tidak ada kesalahan yang berarti dalam pengambilan sampel," tukasnya.(ckc)