Dikutip dari Tempo.co, Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, rute langsung Pekanbaru-Surabaya itu mulai dibuka 12 Januari 2024.
"Dengan frekuensi satu kali penerbangan per hari atau 7 kali seminggu," ujar Danang, Senin (8/1/2024).
Danang menuturkan, dibukanya rute langsung Lion Air dari Pekanbaru ke Surabaya ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat umum, pebisnis, dan wisatawan.
"Dengan penerbangan langsung ini, para penumpang tidak perlu lagi transit di Jakarta atau kota lain, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan," kata Danang.
Dijelaskan Danang, rute ini akan membuat konektivitas yang lebih baik dari Pekanbaru melalui Surabaya terhubung ke Pontianak, Sampit, Pangkalan Bun, Balikpapan, Banjarmasin, Berau, Samarinda, Tarakan, Bali, Lombok, Labuan Bajo, Kupang, Makassar, Manado, Kendari, Ambon, Ternate, dan kota-kota lainnya.
"Bagi pebisnis, kemudahan perjalanan ini dapat meningkatkan efisiensi dalam menjalankan operasi bisnis, partisipasi dalam pertemuan, serta menjalin hubungan bisnis di kedua kota," ujar Danang.
Meningkatkan mobilitas penduduk, lanjut Danang, dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal. Permintaan terhadap layanan transportasi lokal, akomodasi, dan sektor usaha lainnya bisa meningkat.
"Menjadi daya tarik bagi wisatawan yang mencari tujuan wisata yang menjadi keunikan masing-masing daerah, sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Pekanbaru dan Surabaya, memberikan dorongan positif pada industri pariwisata," sambung Danang.*** Dikutip dari Tempo.co, Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, rute langsung Pekanbaru-Surabaya itu mulai dibuka 12 Januari 2024.
"Dengan frekuensi satu kali penerbangan per hari atau 7 kali seminggu," ujar Danang, Senin (8/1/2024).
Danang menuturkan, dibukanya rute langsung Lion Air dari Pekanbaru ke Surabaya ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat umum, pebisnis, dan wisatawan.
"Dengan penerbangan langsung ini, para penumpang tidak perlu lagi transit di Jakarta atau kota lain, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan," kata Danang.
Dijelaskan Danang, rute ini akan membuat konektivitas yang lebih baik dari Pekanbaru melalui Surabaya terhubung ke Pontianak, Sampit, Pangkalan Bun, Balikpapan, Banjarmasin, Berau, Samarinda, Tarakan, Bali, Lombok, Labuan Bajo, Kupang, Makassar, Manado, Kendari, Ambon, Ternate, dan kota-kota lainnya.
"Bagi pebisnis, kemudahan perjalanan ini dapat meningkatkan efisiensi dalam menjalankan operasi bisnis, partisipasi dalam pertemuan, serta menjalin hubungan bisnis di kedua kota," ujar Danang.
Meningkatkan mobilitas penduduk, lanjut Danang, dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal. Permintaan terhadap layanan transportasi lokal, akomodasi, dan sektor usaha lainnya bisa meningkat.
"Menjadi daya tarik bagi wisatawan yang mencari tujuan wisata yang menjadi keunikan masing-masing daerah, sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Pekanbaru dan Surabaya, memberikan dorongan positif pada industri pariwisata," sambung Danang.grc)