Kanal

Tokoh Mahasiswa Riau minta Satlantas Polres Pelalawan di Copot

RADARPEKANBARU-Jalan lintas timur km 83 desa Kemang, Kabupaten Pelalawan lumpuh akibat bencana banjir. Luapan air sungai kampar terus bertambah, sehingga membuat arus lalu lintas terganggu dalam beberapa hari terakhir. Bahkan sampai harus memindahkan jalur alternatif melewati kabupaten Kuansing dengan jarak tempuh selama lebih kurang 12 jam.

Kritikan pedas datang dari tokoh mahasiswa Riau yang berasal dari kabupaten Pelalawan Taufik Hidayat, dirinya mengatakan bahwa satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Pelalawan tidak bekerja secara maksimal untuk mengatur lalu lintas di tempat terjadinya bencana banjir, akibatnya macet hingga 10 jam tidak terelakkan.

“Menurut saya satlantas tidak bekerja maksimal, cuman sekedar saja, makanya jadi macet sampai ada yang menunggu 10 jam”. Ungkap Taufik yang juga merupakan presiden mahasiswa Universitas Islam Riau ini, Jum'at (05/01/24).

Lanjut taufik, melihat kondisi seperti ini ia meminta pihak yang berwenang untuk melakukan evaluasi terhadap kepala satuan lalu lintas polres Pelalawan, karena sangat ramai penggunaan jalan lalu lintas baik itu mobil barang harian, mahasiswa yang mau pulang ke Pekanbaru juga terhenti disana.

"Sepeti ini terus harus ada evaluasi, copot saja kasatlantas Pelalawan, kasian masyarat yang menggunakan jalan”. Tambah Taufik Hidayat.

Saat dikonfirmasi kasatlantas polres pelalawan Akp Akira Ceria via nomor whatsapp sampai saat berita ini diterbitkan belum ada jawaban.***abay_21

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER