Dumai, (radarpekanbaru.com)- Untuk menjadikan Dumai salah satu kota tujuan wisata di Riau, Pemerintah melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan olah Raga (Disbudparpora) Kota Dumai telah melakukan pendataan objek wisata dikota Dumai dalam upaya mensukseskan Visi Dumai Tourism.
Kepala Disbudparpora di ruang kerjanya kemarin mengatakan, selain melakukan pendataan objek wisata Disbudparpora juga telah melakukan pendataan dan pembenahan objek-objek wisata di kota Dumai.
"Pendataan dan pembenahan objek wisata dikota Dumai untuk mensukseskan Visi Dumai Tourism, menjadikan Dumai sebagai salah satu kota tujuan wisata di Riau,'' kata Eldar.
Setelah didata dan dibenahi, Disbudparpora segera membuka seluruh akses menuju objek wisata di kota Dumai. Pembenahan yang dilakukan, seperti mempercantik dan memperindah objek-objek wisata tanpa mengurangi nilai-nilai sejarah yang terkandung pada objek wisata, yang diiringi dengan membangun gapura menuju kawasan wisata.
Dicontohkan Eldar, salah satu objek wisata yang akan dibuka aksesnya adalah objek wisata putri tujuh yang cukup terkenal di kota Dumai hingga ke manca negara. Objek wisata pesanggrahan makam Putri tujuh berada di kecamatan Dumai Timur, makam tersebut merupakan legenda yang sangat terkenal hingga manca Negara.
Selain objek wisata makam putri tujuh, pemerintah juga akan memperkenalkan objek wisata Makam Pawang Lion di Kecamatan Medang Kampai, Objek Wisata Makam Keramat Datuk Delau di Kecamatan Medang Kampai, Objek Wisata Perigi Tuk Kurus di Komplek Pertaminadi Kecamatan Dumai Selatan, Objek Wisata Batu Telapak Harimau Sakti di Kecamatan Medang Kampai, Objek Wisata Keramat Cengal Sakti di Kecamatan Dumai Barat, Objek Makam Datuk Kedondong di Kecamatan Dumai Barat, dan Objek Makam Datuk Syech Umar di Kecamatan Dumai Barat.
Disbudparpora juga akan mengembangkan objek wisata Agama yang terdiri dari Objek Wisata Kelenteng di Kecamatan Dumai Selatan, Objek Wisata Masjid Raya Al-Manan di Kecamatan Bukit Kapur dan Objek Wisata Persulukan Nasabandiyah di Kecamatan Bukit Kapur.
Selain terus mengembangkan objek wisata alam, pemerintah melalui Disbudparpora juga telah mengembangkan wisata budaya, seperti mengembangkan objek wisata seni budaya dan tari.
Kota Dumai merupakan kota yang heterogen, ada 16 suku dan budaya yang berbaur dan hidup rukun. Agar kerukunan tetap terjaga, antara budaya satu dengan budaya lainnya harus saling menghargai, oleh sebab itu pemerintah memfasilitasi seluruh kebudayaan yang ada dikota Dumai untuk dapat menampilkan berbagai kesenian daerahnya masing-masing.
Dan ditegaskan Eldar, bahwa berbagai upaya akan dilakukan Disbudparpora untuk mendukung terwujudnya Visi Dumai Tourism. Karena melihat tugas pokoknya, Disbudparpora memiliki tanggung jawab mengembangkan objek wisata dikota Dumai. Pungkasnya. (hrc/mlk)
Editor : Ahmad Adryan
Wujudkan 'Dumai Tourism', Disbudparpora Data Objek Wisata
Ikuti Terus Riaupower