Kanal

Ditinggal Koalisi hingga Diisukan Gabung PDIP, Ini Respon Demokrat Riau

RADARPEKANBARU.COM - Pasca ditinggal koalisi Perubahan untuk Persatuan, Partai Demokrat dikabarkan merapat ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Ketua DPD Demokrat Riau Agung Nugroho mengatakan, pasca ditinggal koalisi yang lebih memilih Cak Imin disandingkan dengan Anies, partai berlambang Merci itu fokus pemenangan di Pemilihan Legislatif (Pileg).

"Demokrat sekarang konsentrasi dalam pemenangan Pileg. Untuk Pilpres, kami masih menunggu arahan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)," kata Agung, Rabu (13/9/2023).

Ia menambahkan, Partai Demokrat tidak pernah meninggalkan koalisi, tapi partai-partai di Perubahan untuk Persatuan lah yang pergi. Intinya, kata dia, masyarakat tahu, Demokrat ditinggalkan oleh partai pendukung.

"Kondisi hari ini semua tahu, masyarakat tahu Demokrat itu bukan meninggalkan Koalisi, tapi mereka yang pergi dari kita. Mereka keluar dari komitmennya, tapi kami tidak. Tapi bukan berarti hari ini kami tetap mendukung Pak Anies. Intinya kami yang ditinggalkan Pak Anies," kata paparnya.

Jadi, kata Agung, Demokrat Riau menunggu arahan Ketua Umum, di Riau partai yang pernah berkuasa selama dua periode itu tetap solid. "Kami sudah rapat dengan 34 DPD, kami sudah sepakat menunggu arahan Ketua Umum," kata Agung.

Soal isu Demokrat merapat ke PDIP, Agung menyebut tetap menunggu arahan dari Ketua Umum. Ia juga menyebut, sejauh ini berdasarkan survei, AHY pantas mendapat posisi di Pilpres.

"Kita akan lihat takdir dari Allah SWT. Tentu ini upaya, kalau kita lihat dari survey, tidak ada kelemahan dari ketua umum kami. Dilihat dari beberapa survei ilmiah, tentu Ketua Umum kami pantas mendapatkan posisi itu," kata Agung.

"Kami bukan partai yang berkecil hati, kami tetap moveon. Tapi kami sudah mulai membuktikan demokrat itu setia dengan sebuah komitmen. Pesan Ketua Umum kami, jangan pernah meninggalkan komitmen yang sudah dibangun," tambahnya.(ckc)

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER