Pekanbaru, (radarpekanbaru.com)-Untuk memastikan kondisi masyarakat yang terendam banjir di wilayah Meranti Pandak Rumbai Pesisir dan wilayah Tanjung Rhu, Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT bersama Dandim 0303 Wirabima Letkol Inf Dwi Tugas, arungi dengan cara berjalan kaki dalam genangan air sepanjang 3 Km di wilayah meranti pandak Rumbai Pesisir, Selasa (10/12)
Dalam kesempatan kunjungan lapangan yang juga disertai oleh Asisten I pemerintahan M Noer MBS, kadis PU Ir Azmi ST MT, Kabag Humas Azharisman Rozie, serta sejumlah kepala satker lainnya, camat dan lurah tersebut, diserahkan bantuan sembako dan pemastian kesiap-siagaan petugas kebersihan di posko yang sudah didirikan Dinas Sosial, dan Kesbangpol Linmas.
Walikota yang dating memakai baju PDH Pemda tersebut, berkesempatan bertemu dengan para murid SDN 120 Meranti Pandak yang terpaksa mengikuti ujian di bekas pabrik papan di pinggir sungai Siak, karena gedung sekolahnya terendam air.
Selanjutnya Walikota beramah tamah dengan masyarakat di tenda dan posko pengungsian, yang menyediakan pelayanan kesehatan dan dapur umum.
Waliota Pekanbaru yang diwawancarai sejumlah wartawan yang menyertai rombongan, menyebutkan bahwa dari pertemuan dengan para tokoh masyarakat dan melihat kondisi lapangan, diketahui bahwa saat ini hal yang mendasar yang dibutuhkan masyarakat adalah tambahan tenda penampungan sementara, begitu pula dengan ketersediaan air bersih dan MCK.
"Kita lihat tadi, bahwa ada Madsarah Ibtidaiyah yang libur sekolah , dan ada pula anak-anak kita dari SDN 120 harus mengikuti ujian di bekas pabrik papan, ditambah lagi kondisi pemukiman dan rumah penduduk terendam cukup lama dan diduga akan berlangsung lama. Untuk keperluan tenda, pak dandim sudah menyanggupi membantu menambah 4 tenda lagi, dengan demikian akan tersedia 17 unit tenda di berbagai titik banjir," ujar Walikota.
Selain itu menurut Walikota, terkait dengan kebutuhan MCK, Pemko segera berkoordinasi dengan Pemrov untuk membantu menyediakan MCK keliling. Sedangkan untuk pelayanan kesehatan, posko kesehatan akan ditambah juga," Sebut Firdaus.
Ditambahkan Walikota, bahwa dari laporan petugas kesehatan serta Camat dan lurah, diketahui bahwa warga yang datang berobat ke posko pelayanan kesehatan adalah kebanyakan keluhan penyakit kulit.
"Kita akui, banjir kali ini cukup besar dibanding tahun-tahun sebelumnya, ini banjir perlima tahunan. Terakhir dulu banjir yang setinggi ini di tahun 2008. Kita melihat kondisi ini akan cukup lama terjadi. Karenanya seluruh pihak kita arahkan untuk berpartisipasi dan peduli membantu masyarakat kita. Karena banjir ini selain faktor tingginya curah hujan juga disebabkan pasangnya air sungai Siak. Sehingga daerah yang berada di bantaran sungai, akan terendam dalam waktu yang cukup lama," ujar Walikota.(rls hms)
Editor : Ramli
Arungi Banjir Sepanjang 3 Km
Ikuti Terus Riaupower