Assalamu 'alaikum wr. wb.
Menyikapi berita di sebuah media (kabarriau.com, 8 Desember 2022) yang berjudul "Tengku Efri Syahputra Dinobatkan Jadi Pemangku Radja Muda Pelalawan", dimana pada intinya menginformasikan bhw telah terjadi peristiwa "penobatan" Sdr Tengku Efri Syahputra sbg yg disebut "Pemangku Radja Muda Pelalawan" oleh yg disebut sbg "Diradja Air Tiris Melayu Kampar" (H. Muhammad Yunus) di suatu tempat yg disebut "Komplek Istana Darul Rahmah", Jl. Kaharuddin Nasution, Pekanbaru pd tgl. 8 Desember 2022.
Sempena hal tersebut, kami atas nama Kesultanan Pelalawan menyampaikan keterangan sebagai berikut:
1. Berita tsb telah mendapat tanggapan dan reaksi yg luas di kalangan Kesultanan Pelalawan sendiri, Lembaga Perangkat Kesultanan Pelalawan (LPKP), Kerabat Kesultanan dan Keluarga Besar Kesultanan Pelalawan, juga di kalangan Masyakat Adat Kab. Pelalawan, masyarakat Kab. Pelalawan pada umumnya, serta pemerintahan Kab. Pelalawan;
2. DYMM Sultan Pelalawan X Sultan Syarif Kamarudddin (Assayyiddis Syarif Kamaroeddin Haroen Tengku Besar Pelalawan) juga sdh mengetahui ttg masalah ini. Baginda Sultan telah pula menurunkan titah spy LPKP sgr menggelar rapat utk menyikapi hal ini. Sebelum disikapi, LPKP diminta Baginda Sultan membentuk tim kecil utk melakukan penelisikan, penyelidikan, tabayyun (klarifikasi), serta menyampaikan hasilnya kpd Baginda Sultan pd kesempatan pertama;
3. Atas titah Sultan tsb, LPKP telah menggelar rapat pd Ahad petang tgl. 25 Desember 2022 yg dipimpin oleh Yang Dipertuan Besar Kesultanan Pelalawan YM Tengku Kasroen Haroen Bin Tengku Said Haroen;
4. Hasil Rapat LPKP yg dpt diinformasikan:
a. Membentuk Tim Kecil sebanyak 3 (tiga) orang yg dipimpin oleh: Yang Dipertuan Muda Kesultanan Pelalawan YM Tengku Kashar Haroen Bin Tengku Said Haroen; dgn 2 (dua) orang Anggota, yakni Datuk Bendahara Kesultanan Pelalawan Tengku Zulmizan Farinja Assagaff dan Wakil Mutlak Datuk Engku Raja Lela Putra Wan Ahmat;
b. Tim yg baru terbentuk tsb kemarin petang langsung bekerja utk melakukan penelisikan, penyelidikan dan tabayyun (klarifikasi) dgn menghubungi Sdr Tengku Efri Syahputra (via telpon) utk pemanggilan;
c. Berhubung Sdr Tengku Efri Syahputra saat itu memberi keterangan sdg berada di Kuala Lumpur (Malaysia) dan akan kembali pd hari Senin petang, maka disepakati kegiatan tabayyun akan dilaksanakan pd hari Selasa tgl. 27 Desember 2022;
5. Kami mengharapkan tiada lagi aral melintang utk dilakukan tabayyun dan sgr menyampaikan hasilnya kpd DYMM Sultan Syarif Kamaruddin, sebagaimana yg telah dititahkan;
6. Sebelum sikap resmi Kesultanan Pelalawan disampaikan, dpt kami jelaskan sebagai berikut:
a. Kesultanan Pelalawan telah mempunyai kesejarahan yg panjang dan jelas semenjak masih bernama Kerajaan Pekantua, Kerajaan Pekantua Kampar, Kerajaan Tanjung Negeri, sampai bernama Kerajaan/ Kesultanan Pelalawan dgn struktur dan perangkat kerajaan serta pranata adat (Wazir Yang Berempat, Batin Kuwang Oso 30, Penghulu-penghulu, dst.) yg terjaga dan terawat dgn baik sampai hari ini;
b. Sultan Pelalawan X ditabalkan pd tgl. 7 Agustus 2008 sesuai dgn alur dan patut setelah sebelumnya ditetapkan melalui Musyawarah Besar Masyarakat Adat Kab. Pelalawan dan Musyawarah Keluarga Pewaris Kesultanan Pelalawan. Scr adat, Sultan Pelalawan (disebut jg "Tengku Besar Pelalawan") didaulat pula sbg Pucuk Payung Panji Adat Masyarakat Adat Kab. Pelalawan;
c. DYMM Sultan Syarif Kamaruddin, membentuk Lembaga Perangkat Kesultanan Pelalawan (LPKP) yg ditabalkan pd tgl. 9 Desember 2021 di Istana Sayap. Selain Sultan dan Permaisuri, LPKP terdiri dari 18 (delapan belas) Orang-orang Besar Kerajaan, termasuk Yang Dipertuan Besar (Putra Mahkota) dan Yang Dipertuan Muda (Tengku Pangeran); Selain utk melengkapi struktur scr adat kesultanan, pembentukan LPKP jg bertujuan utk membantu kinerja Kesultanan terkini dlm fungsi sbg Pucuk Payung Panji Adat;
d. Sejauh ini, sepanjang catatan sejarah yg kami miliki, tidak ada keterkaitan baik dlm hal kesejarahan maupun institusional, antara Kerajaan/ Kesultanan Pelalawan dgn yg disebut sbg "Diradja Air Tiris Melayu Kampar."
e. Dlm struktur Kesultanan Pelalawan saat ini tdk ada yg disebut sbg "Pemangku Radja Muda Pelalawan".
Demikianlah sementara informasi yg dapat kami sampaikan. Semoga khalayak ramai menjadi maklum.
Billahi tauhiq wal hidayah. Wassalam.
Atas nama
LEMBAGA PERANGKAT KESULTANAN PELALAWAN (LPKP)
Datuk Bendahara Kesultanan Pelalawan
Tengku Zulmizan Farinja Assagaff
Selaku Juru Bicara