Kanal

Impor Riau Bulan Mei Turun 19,91 Persen

RADARPEKANBARU.COM - Nilai impor Riau pada Bulan Mei 2022 sebesar US$ 191,47 juta atau mengalami penurunan sebesar 19,91 persen dibanding nilai impor April 2022 yang mencapai US$ 239,05 juta. 
 
"Penurunan ini disebabkan oleh turunnya impor migas dan nonmigas masing-masing sebesar 86,72 persen dan 7,35 persen," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Misfaruddin, Jumat (18/6/2022).
 
Ia mengatakan penurunan impor nonmigas Mei 2022 terhadap bulan sebelumnya terjadi pada enam golongan barang, yang terbesar antara lain Lemak & Minyak Hewan/Nabati sebesar US$ 11,91 juta, Bahan Kimia Organik US$ 6,24 juta, Bahan Kimia Anorganik US$ 5,85 juta, dan Mesin/Peralatan Listrik sebesar US$ 1,47 juta. 
 
"Sedangkan kenaikan impor nonmigas terjadi pada Garam, Belerang, Kapur sebesar US$ 4,14 juta, Benda-benda dari Besi dan Baja US$ 3,60 juta, Mesin-mesin/Pesawat Mekanik US$ 1,87 juta, dan Bubur Kayu (Pulp) US$ 0,41 juta," Cakapnya.
 
Dikatakan Misfaruddin, selama Januari-Mei 2022, nilai impor Riau mencapai US$ 1,13 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 129,33 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021 yang besarnya US$ 491,57 juta. 
 
"Kenaikan impor ini disebabkan oleh naiknya impor migas dan nonmigas masing-masing sebesar 512,75 persen dan 117,17 persen," ucapnya.
 
Impor nonmigas selama Januari-Mei 2022 didominasi oleh Mesin-mesin/Pesawat Mekanik US$ 392,49 juta (37,93 persen), kemudian Pupuk sebesar US$ 236,15 juta (22,82 persen), Bahan Kimia Organik US$ 57,25 juta (5,53 persen), serta Bahan Kimia Anorganik US$ 56,11 juta (5,42 persen) dengan kontribusi keempatnya mencapai 71,71 persen.
 
"Secara keseluruhan, impor 10 golongan barang utama non migas pada periode  Januari-Mei 2022 memberikan kontribusi sebesar 90,41 persen terhadap total impor nonmigas Riau. Sementara itu, kontribusi impor nonmigas di luar 10 golongan barang utama sebesar 9,59 persen," ungkapnya.
 
"Dari sisi pertumbuhan, impor 10 golongan barang utama pada Januari-Mei 2022 
mengalami kenaikan sebesar 142,27 persen terhadap periode yang sama tahun 2021," pungkasnya.(ckc)
 
Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER