Diduga Lakukan Pelanggaran Pemilu, Warga Pekanbaru Minta Pencalonan Caleg ini Dibatalkan

Dibaca: 3758 kali  Jumat,21 September 2018
Diduga Lakukan Pelanggaran Pemilu, Warga Pekanbaru Minta Pencalonan Caleg ini Dibatalkan
Ket Foto :

RADARPEKANBARU.COM-Pemilihan Legislatif yang sudah didepan mata menjadi ajang kontestasi bagi para calon Legislator provinsi Riau. Akan tetapi ketatnya peraturan dan prosedur yang harus dilalui seharusnya menjadi catatan bagi para calon legislator khususnya di Riau.

Namun, hal di atas tidak diindahkan oleh salah satu Caleg DPRD Kota Pekanbaru Dapil II dari partai Gerindra berinisial EAN sebagaimana tertulis dalam surat laporan yang melaporkan melakukan dugaan pelanggaran Pemilu dengan memasang poster pencalonan dirinya diluar jadwal yang ditetapkan oleh KPU. Bahkan EAN diduga melakukan praktik money politik dengan menyetor sejumlah uang ke DPC Gerindra Pekanbaru.

"Pada tanggal 7 Juni 2018 saudara EAN telah membayarkan uang sebanyak Rp. 40.000.000 kepada Ketua DPC Gerindra Pekanbaru dengan alasan pembayaran iuran sumbangan untuk pembelian atribut partai dan pembayaran dana saksi di TPS" isi laporan yang ditandatangani oleh Tokoh Pemuka Masyarakat Rumbai berikut lampiran bukti kwitansi bermatrai sebagaimana diterima redaksi Kamis sore (20/9).


EAN diduga melakukan Agenda Kampanye yang seharusnya sama sekali belum boleh dilakukan, terlihat dari poster-poster dirinya  yang tersebar disejumlah titik di Rumbai. 

Warga Pekanbaru yang menolak disebut identitasnya, sebut saja Bejo sangat menyayangkan hal tersebut. Ia bersama pemuka masyarakat mengaku telah melaporkan kasus ini ke Panwaslu Kota Pekanbaru.
"Kita ingin terwujudnya Pemilu yang bersih, jujur dan adil. Kami minta kepada panwaslu dan KPU agar dapat membatalkan pencalonan caleg tersebut" tutur Bejo.

Pantauan dilapangan, hingga Kamis sore APK bergambar EAN lengkap dengan nomor urut, lambang partai dan kalimat ajakan masih terpasang disejumlah titik di Rumbai. (Er)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »