Desa Lubuk Bendahara Tuan Rumah LSN Region Sumatera V

Dibaca: 4581 kali  Jumat,31 Agustus 2018
Desa Lubuk Bendahara Tuan Rumah LSN Region Sumatera V
Ket Foto :

RADARPEKANBARU.COM.Desa Lubuk Bendahara, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, ditunjuk sebagai tuan rumah Liga Santri Nusantara (LSN) Region Sumatera V Provinsi Riau tahun 2018.

 

Helatan tahunan santri Region Sumatera V di Desa Lubuk Bendahara dibuka Ketua LSN Pusat KH. Abdul Ghofarrozin, didampingi Bupati Rohul H. Sukiman diwakili Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul H. Abdul Haris Lubis S.Sos, M.Si, dan Kepala Desa Lubuk Bendahara Yusro Fadly selaku tuan rumah, Rabu (29/8/2018).

 

Pembukaan LSN turut dihadiri Wadir Binmas Polda Riau AKBP Imam Saputra, Ketua PWNU Riau Tengku Rusli, Waka Polres Rohul kompol Willy Kartamanah, Kajari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak.

 

Hadir juga Ketua PN Pasirpangaraian Sahrudi, Ketua PCNU Rohul Ir. Sri Hardono MM, perwakilan Kanwil Kemenag Riau, serta para pimpinan Ponpes serta tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Desa Lubuk Bendahara.

 

LSN selama 8 hari digelar di sport center Desa Lubuk Bendahara dan stadion mini M. Djamin Ujung Batu, diikuti 16 klub atau Ponpes di Provinsi Riau, terutama Riau daratan. Pembukaan juga disaksikan ratusan santri dari berbagai Ponpes yang ada di Riau.

 

Ketua LSN pusat, Abdul Ghofarrozin, mengatakan pihaknya sangat optimis LSN jadi ajang pencarian bibit pesepak bola secara propesional, karena di liga tahunan ini? banyak potensi pesepak bola handal.

 

Pria juga menjabat staf khusus Kepresidenan ini menerangkan LSN Region Sumatera V tahun 2018 digelar di dua provinsi, yakni Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dipusatkan di Kota Batam.

 

Sedangkan di Provinsi Riau dipusatkan di Desa Lubuk Bendahara, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan IV Koto. Abdul Ghofarrozin mengatakan di Sub Region Sumatera V ada 29 klub sepak bola atau 16 Ponpes yang ikut bertanding, namun terbagi dua sub region, yakni Kepri dan Riau.

 

Menurut Abdul Ghofarrozin, santri punya peluang besar di dunia olah raga sepak bola, namun anak Ponpes tidak punya kesempatan yang cukup, seperti fasilitas, skill dan pelatihan.

 

"Meski demikian anak-anak pondok pasantren yang merupakan santri sudah banyak yang bergabung dengan klub-klub besar yang ada di tanah air," kata Abdul Ghofarrozin.

 

Sementara, Ketua Panitia juga Kepala Desa Lubuk Bendahara, Yusro Fadly, mengatakan untuk LSN Sub Region Sumatera V tahun 2018 diikuti sebanyak 16 Ponpes se-Riau. "Tujuan LSN agar santri tetap berjiwa sportif, dan santri tidak hanya dituntut untuk belajar mengaji di Ponpes saja, namun mereka juga dituntut untuk belajar sehat dan berolahraga," kata Yusro Fadly.

 

Pada LSN di Lubuk Bendahara, 16 Ponpes dibagi 4 group. Untuk pemenang satu, dua dan tiga akan dipertemukan untuk mencari pemain handal dan klub terbaik yang nantinya akan mewakili Kepri dan Riau Daratan, menghadapi LSN tingkat nasional yang dilaksanakan di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah.***(rtc)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »