DPR Desak Menhub Jelaskan Soal Ancaman Mogok Ribuan Pilot Garuda

Dibaca: 3556 kali  Selasa,05 Juni 2018
DPR Desak Menhub Jelaskan Soal Ancaman Mogok Ribuan Pilot Garuda
Ket Foto :

RADARPEKANBARU.COM.Rencana mogok kerja yang akan dilakukan pilot maskapai penerbangan Garuda Indonesia berbuntut panjang hingga ke Senayan. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) hari ini dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), sejumlah anggota Komisi Perhubungan meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan masalah ini.

 

"Ada apa di balik ini? Kami harap pihak Garuda bisa membuat pernyataan baru soal ini," kata Abubakar Wasauha, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dalam rapat pembahasan persiapan mudik Lebaran 2018 tersebut di Gedung DPR, Jakarta, Senin, 4 Juni 2018. Sejumlah anggota lain pun mendesak Budi dan pihak Garuda memberikan kepastian kepada masyarakat.

 

"Agar disampaikan ke masyarakat Indonesia bahwa Garuda akan tetap eksis. Ini jadi catatan penting," kata Novita Wijayanti, anggota Komisi Perhubungan dari Partai Gerindra. Sebelumnya, para pilot Garuda Indonesia mengancam akan mogok kerja karena persoalan hubungan kerja antara mereka dan manajemen perusahaan plat merah tersebut. Salah satu masalah terjadi pada proses rekrutmen pilot Garuda saat ini dengan sistem pilot kontrak, yang dinilai membahayakan kondisi perusahaan.

 

"Jika usai kontrak bisa pergi. Nah, nanti yang menggantikan siapa?" ujar Presiden Asosiasi Pilot Garuda Indonesia Kapten Bintang Handono, akhir pekan lalu. Rapat masih berlangsung dengan agenda pertanyaan dari sejumlah anggota lain. Karena membahas mudik 2018, RDP ini juga dihadiri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Royke Lumowa.

 

Namun pada awal rapat Budi telah meyakinkan anggota Komisi Perhubungan DPR bahwa rencana mogok pilot Garuda tidak akan dilakukan pada masa libur mudik 2018. Informasi itu diterima Budi dari Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury. Kendati demikian, Budi mengakui masih terus berkomunikasi dengan sejumlah pihak lain terkait dengan ancaman mogok kerja tersebut. Salah satunya dengan Serikat Pekerja Garuda dan Asosiasi Pilot Garuda, yang akan segera ditemuinya. "Kami terus diskusi secara intensif," ucapnya.(tem)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »