Harga BBM Kembali Naik, Aliansi Riau Menggungat Segel Kantor Pertamina

Dibaca: 7007 kali  Rabu,28 Maret 2018
Harga BBM Kembali Naik, Aliansi Riau Menggungat Segel Kantor Pertamina
Ket Foto : Harga BBM Kembali Naik, Aliansi Riau Menggungat Segel Kantor Pertamina

RADARPEKANBARUCOM-Pemerintah kembali menaikkan harga Bahan Bakar Minyak jenis Pertalite, harga Pertalite di Riau pun termasuk harga yang tertinggi dibandingkan dengan provinsi lainnya di Indonesia.

Hal tersebut menyebabkan banyaknya masyarakat Riau yang merasa keberatan atas naiknya harga Pertalite sebab Riau merupakan daerah dengan ladang minyak, dimana tersimpan sumberdaya alam migas yang berlimpah. 

Hal tersebut juga membuat mahasiswa Riau khususnya Aliansi Riau Menggugat yang dimotori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau melakukan Aksi Segel Kantor PT. Pertamina yang berada di Jl. Sisingamangaraja No. 141 Pekanbaru, pada Rabu (28/03/2018) siang. 

Massa aksi yang terdiri dari BEM Universitas Riau, BEM Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau,  BEM Universitas Abdurrab dan BEM Universitas Islam Riau diperkirakan mencapai 2000 mahasiswa. Pembentangan spanduk propaganda dan Orasi dari masing-masing Presiden Mahasiswa BEM Universitas turut mewarnai aksi yang dipimpin oleh Al Fikri selaku Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau sebagai koordinator lapangan aksi kali ini.

Sementara itu dipertengahan aksi, massa aksi mendesak dan meminta perwakilan Pertamina cabang Riau untuk menemui mahasiswa dan selang beberapa menit, Rahman Pramono Wibowo selaku Kepala Cabang Pertamina Riau menemui massa aksi. "Kami berjanji akan menambah suplay kuota BBM Premium di Riau dalam minggu ini, karena kami dari Pertamina butuh waktu untuk memprosesnya", ujar Rahman di depan massa aksi. 

Setelah desakan demi desakan dari mahasiswa, Aliansi Riau Menggugat dengan Pertamina Riau menyepakati surat perjanjian diatas materai yang menghasilkan kesepakatan, yakni :

1. PT.  Pertamina Riau berjanji akan menambah kuota BBM jenis Premium khusunya di Provinsi Riau dalam jangka waktu 3 hari sejak aksi massa Aliansi Riau Menggugat di depan Kantor PT. Pertamina, tepatnya hari Jumat, 30 Maret 2018

2. PT. Pertamina Riau berjanji akan meghadirkan Direktur Utama PT. Pertamina di Riau untuk bertemu mahasiswa dan masyarakat Riau guna membahas tingginya harga BBM di Indonesia, khususnya Provinsi Riau selama 7 hari sejak massa aksi Aliansi Riau Menggugat berlangsung, tepatnya hari Minggu, 01 April 2018

Usai melakukan penandatanganan surat perjanjian tersebut, Kantor PT. Pertamina pun langsung disegel oleh massa aksi dengan rantai dan gembok serta spanduk yang bertuliskan "Di Segel" 

Pasca menyegel Kantor Pertamina, massa aksi pun segera bergegas menuju Kantor Gubernur Riau untuk menemui Sekretaris Daerah Provinsi Riau agar pemerintah daerah Riau segera menekan Pertamina dalam hal yang dituntut oleh mahasiswa. Menanggapi hal tersebut, Ahmad Hijazi selaku Sekretaris Daerah Provinsi Riau menyanggupi untuk menekan pihak Pertamina dalam penambahan kuota BBM jenis Premium dalam waktu 3 hari. Disisi lain massa aksi mendesak Sekda Riau untuk menekan DPRD Riau agar melaksanakan Sidang Paripurna terkait pengesahan PBBKB Riau. 


Aliansi Riau Menggugat melalui Rinaldi selaku Presiden Mahasiswa BEM Universitas Riau menyebutkan, bahwa mahasiswa tidak akan tinggal diam. "Meskipun berjuta kali turun aksi, kami tidak akan pernah lelah dan akan terus memperjuangkan hak rakyat. Kedepannya kami akan terus mengawal janji-janji, baik dari pihak Pertamina maupun dari Sekda Provinsi Riau, karena bagaimanapun suara rakyat harus tetap diperjuangkan sampai kapanpun'', tegas Rinaldi

Sebelumnya Aliansi Riau Menggugat telah membuat pernyataan sikap, yang berisi : 

1. Kami Aliansi Riau Menggugat, menolak keras kenaikan BBM yang dilakukan oleh pemerintah melalui BUMN PT. Pertamina (Persero) 

2. Kami Aliansi Riau Menggugat, menuntut pemerintah dan BUMN PT. Pertamina agar menambah kuota jenis BBM Premium di Riau yang hari ini kami nilai di lapangan masih mengalami kelangkaan

3. Kami Aliansi Riau Menggugat, mendesak PT. Pertamina perwakilan Riau untuk mendatangkan Dirut Pertamina untuk bertemu mahasiswa dan masyarakat Riau, guna menuntaskan permasalahan kelangkaan Premium dan tingginya harga Pertalite di Riau. Tertanda Presiden Mahasiswa BEM UNRI
Rinaldi 

(RN/rls)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »