Azis Zainal Dinilai Tidak Profesional Dalam Menempatkan Pejabat 

Dibaca: 4061 kali  Selasa,13 Maret 2018
Azis Zainal Dinilai Tidak Profesional Dalam Menempatkan Pejabat 
Ket Foto : Pengacara, Mardoni, SH

RADARPEKANBARU.COM - Bupati Kampar, Azis Zainal sebaiknya mempertimbangkan putra-putri terbaik Kecamatan Tambang untuk di ikut sertakan dalam membangun Kampar. Demikian disampaikan tokoh muda asal Tambang, Mardoni, SH kepada Radar, senin (12/3) malam di Pekanbaru.

Mardoni mengkritisi kebijakan Bupati Kampar melantik ratusan pejabat baru-baru ini terkesan tidak mempertimbangkan aspek prestasi dan profesionalisme dalam menempatkan pejabat.

"Sangat disayangkan putra-putri tambang hanya menjadi penonton, padahal banyak birokrat yang cukup mampu ditempatkan mengisi jabatan strategis di Kampar namun tidak diakomodir oleh pak Azis Zainal," katanya.

Menurut Mardoni ini merupakan ironi sekali ketika Azis Zainal yang juga merupakan Bupati putra asal Tambang namun kurang perhatian terhadap orang Tambang sendiri.

"Padahal Azis Zainal juga berasal dari Tambang, namun tidak mau membesarkan orang tambang," tutur pria yang juga dihadang-gadangkan sebagai calon ketua KNPI Kampar pengganti Rahmad Jevari Juniardo ini.

Saat ditanyakan kepada Mardoni siapa kira-kira yang dia maksud putra-putri terbaik Tambang yang dianggap layak mengisi jabatan strategis di Kampar itu?, Mardoni tidak mau menyebutkannya secara gamblang, namun ia memastikan ada banyak yang mampu.

"Sangat banyak sekali yang mampu, namun parahnya banyak yang sudah mendapatkan jabatan sebelumnya justru di non-jobkan oleh Bupati Kampar hanya gara-gara dianggap tidak mendukungnya saat pilkada lalu," tambahnya lagi.

Mardoni mengutarakan kekecewaannya ketika Bupati Kampar Azis Zainal dianggapnya mewakili Tambang justru masih berfikiran sempit. "Kalau pilkada sudah usai harusnya di rangkul semua komponen yang ada, demi membangun Kampar secara bersama-sama," katanya.

Mardoni mencontohkan hal di pemerintahan kecamatan Tambang, jabatan Sekcam yang sebelumnya di Jabat oleh Zulkifli yang notabenenya anak jati Tambang asli, justru ikut di non-jobkan.

"Hanya karena dia dianggap bukan barisan pendukung Azis Zainal, akhirnya di non-jobkan, padahal Zulkifli sangat dekat dengan masyarakat Tambang," tuturnya. Pengacara muda ini blak-blakan mengatakan bahwa Azis masih pilih kasih dalam membangun Kampar.

"Jika Kampar ingin maju maka saya sarankan agar Bupati Kampar harus bijaksana dalam memimpin, terutama dalam hal menempatkan para pejabat sebagai pembantunya," tegas Mardoni. (radarpku)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »